Multipolar Technology Angkat Isu Agentic AI dalam Data & AI Forum 2025

Berbeda dengan generative AI yang umumnya menghasilkan rekomendasi, Agentic AI mampu mengeksekusi dan mengambil keputusan secara otomatis sesuai tujuan yang ditetapkan, tanpa campur tangan manusia.

Fenomena tersebut menjadi latar belakang penyelenggaraan Data & AI Forum 2025 oleh PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL). Forum ini berlangsung pada 6–8 Agustus 2025 di Hotel Tentrem, Semarang, dengan mengusung tema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage”.

Forum tersebut menghadirkan pemimpin lintas industri, termasuk pejabat yang berperan strategis dalam transformasi digital. Dalam sambutannya, Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyampaikan bahwa keberhasilan transformasi bisnis ditentukan oleh strategi yang tepat.

Menurutnya, ada tiga aspek utama dalam menjalankan transformasi bisnis di era Agentic AI, yaitu data, platform, dan keamanan. “Data yang jumlahnya sangat besar (big data) dan terus bertambah harus dikelola menggunakan platform yang tepat serta dilindungi dari ancaman siber,” ujarnya dalam opening speech forum tersebut.

Solusi VisionAnalytics dan Penggunaan Agentic AI

Senior Vice President Multipolar Technology, Achmad Fakhrudin, menambahkan bahwa salah satu solusi yang dapat mendukung transformasi bisnis adalah VisionAnalytics. Solusi ini dikembangkan dengan dukungan teknologi Agentic AI, sehingga mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data sesuai kebutuhan perusahaan.

VisionAnalytics memiliki beragam use case, antara lain internal document chatbot berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG), business intelligence assistant, customer support experience, document summarization, dan Customer 360.

Pada fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Dengan dukungan Agentic AI, sistem dapat memberikan rekomendasi produk secara hiper-personal, membantu tim pemasaran membuat konten sesuai preferensi konsumen, sekaligus mengotomatiskan distribusi konten melalui kanal pilihan, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, data tidak hanya dikelola, melainkan juga diubah menjadi aset strategis untuk inovasi dan efisiensi,” ujar Achmad.

Integrasi dengan Cloudera Data Platform

VisionAnalytics dirancang fleksibel karena dapat dijalankan di berbagai infrastruktur, baik on-premise, private cloud, maupun public cloud. Solusi ini dikembangkan di atas Cloudera Data Platform, yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data.

Di tengah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai industri, paradigma baru mulai muncul dengan hadirnya Agentic AI. Di tengah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai industri, paradigma baru mulai muncul dengan hadirnya Agentic AI.

Di tengah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai industri, paradigma baru mulai muncul dengan hadirnya Agentic AI.

Fitur yang tersedia mencakup data ingestion di edge, pemrosesan streaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment serta monitoring model AI/ML. Cloudera Data Platform juga dilengkapi Cloudera AI dengan AI (Agentic) Studio untuk mempermudah pembangunan aplikasi Agentic AI.

Achmad menyebutkan bahwa platform ini dirancang guna meningkatkan produktivitas lintas fungsi, menekan biaya operasional, dan menjaga keamanan data di seluruh proses.

Peran Securiti.ai dalam Keamanan Data

Selain itu, Securiti.ai menjadi lapisan tambahan yang berfungsi menjaga keamanan data. Dengan visibilitas penuh atas data yang dikelola perusahaan, solusi ini membantu agar data tidak hanya terpetakan, tetapi juga terlindungi sesuai regulasi.

Securiti.ai memiliki modul Data Privacy Management yang memastikan penggunaan data dan AI berlangsung aman secara otomatis. Sementara itu, modul Data Security Posture Management mendukung identifikasi, klasifikasi, dan pengamanan data agar tetap sesuai regulasi dan tidak disalahgunakan.

Yugi Edison menutup pernyataannya dengan menyebutkan bahwa kombinasi antara VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai dapat mendukung transformasi bisnis berbasis Agentic AI, dengan tetap mengacu pada tiga aspek utama: data, platform, dan keamanan.

Multipolar Technology Gelar “Data & AI Forum 2025” di Semarang

Semarang, TechnoBusiness ID ● Di tengah upaya percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berbagai sektor industri yang begitu masif, muncul gelombang baru yang menggeser paradigma dari sekadar insight ke action. Alih-alih hanya memberikan rekomendasi seperti yang ditawarkan GenAI, gelombang baru yang dinamakan Agentic AI itu bahkan mampu mengeksekusi dan mengambil keputusan sesuai tujuan secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

Kemunculan Agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial. Atas dasar itu, PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) yang bergerak di bidang integrasi sistem bisnis berbagai perusahaan di Tanah Air, menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Yugi Edison, Director Account Management Multipolar Technology, sedang memberikan welcome speech.

Dalam forum yang dihadiri oleh pemimpin lintas industri, termasuk mereka yang memegang peran strategis dalam transformasi digital dan pengembangan bisnis itu, Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat. Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya saat memberikan opening speech acara tersebut.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics. Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG)business intelligence assistant, customer  support experiencedocument summarization, dan Customer 360.

Achmad Fakhrudin, SVP Multipolar Technology (kiri), didampingi direksi Multipolar Technology, sedang melakukan tanya-jawab dengan peserta forum.

Dengan fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal, membantu tim marketing dalam membuat marketing content yang sesuai preferensi konsumen serta dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya. VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premiseprivate cloud, maupun public cloud. Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edgestreaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI. Cloudera AI dilengkapi dengan AI (Agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi Agentic AI dengan lebih mudah. Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk  meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola. Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan. “Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya.●

Dorong Transformasi Bisnis di Era Agentic AI dengan Tiga Solusi Ini

JawaPos.com – Di tengah upaya percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berbagai sektor industri yang begitu masif, muncul gelombang baru yang menggeser paradigma dari sekadar insight ke action. Kemunculan Agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial.

Atas dasar itu, PT Multipolar Technology Tbk, anak perusahaan PT Multipolar Tbk menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh pemimpin lintas industri, termasuk mereka yang memegang peran strategis dalam transformasi digital dan pengembangan bisnis itu, Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat. Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya saat memberikan opening speech acara tersebut.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics. Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG), business intelligence assistant, customer support experience, document summarization, dan Customer 360.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premise, private cloud, maupun public cloud. Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edge, streaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola. Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan. “Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya

Multipolar Technology Ungkap Kunci Sukses Transformasi Bisnis di era Agentic AI

TEKNOBUZZ – Kemunculan Agentic AI yang dianggap mampu membuat proses transformasi bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial menggugah PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh pemimpin lintas industri, termasuk mereka yang memegang peran strategis dalam transformasi digital dan pengembangan bisnis itu, Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat. Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya saat memberikan opening speech acara tersebut.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics. Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG), business intelligence assistant, customer support experience, document summarization, dan Customer 360.

Dengan fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal, membantu tim marketing dalam membuat marketing content yang sesuai preferensi konsumen serta dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya. VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premise, private cloud, maupun public cloud. Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edge, streaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI. Cloudera AI dilengkapi dengan AI (Agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi Agentic AI dengan lebih mudah. Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola. Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan. “Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya.

Multipolar Technology jelaskan kunci sukses transformasi bisnis di Era Agentic AI

Jakarta (ANTARA) – PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) menjelaskan kunci sukses transformasi bisnis di Era Agentic AI.

Dengan menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh pemimpin lintas industri, termasuk mereka yang memegang peran strategis dalam transformasi digital dan pengembangan bisnis itu,

Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison dalam keterangannya, Jumat menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat.

Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya saat memberikan opening speech acara tersebut.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics.

Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG)business intelligence assistant, customer  support experiencedocument summarization, dan Customer 360.

Dengan fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal, membantu tim marketing dalam membuat marketing content yang sesuai preferensi konsumen serta dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premiseprivate cloud, maupun public cloud.

Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edgestreaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI. Cloudera AI dilengkapi dengan AI (Agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi Agentic AI dengan lebih mudah.

Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk  meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola.

Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan.

“Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya.

Multipolar Technology (MLPT) Menjabarkan 3 Kunci Transformasi di Era Agentic AI

Kemunculan agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk, menggelar forum Data & AI Forum 2025 bertema Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage di Hotel Tentrem, Semarang, JAwa Tengah.

Yugi Edison Director Account Management Multipolar Technology menuturkan keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat. Di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan,” kata Yugi dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Jumat (15/8/2025).

Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber.

Achmad Fakhrudin, Senior Vice President Multipolar Technology mencontohkan VisionAnalytics, dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG)business intelligence assistant, customer support experiencedocument summarization, dan Customer 360.

Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal, membantu tim marketing dalam membuat marketing contentyang sesuai preferensi konsumen serta dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” katanya.

VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premiseprivate cloud, maupun public cloud.

Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edgestreaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring modelAI/ML.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI yang dilengkapi dengan AI (agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi agentic AI dengan lebih mudah.

Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan.

“Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” tutup Yugi. Harga saham MLPT pada penutupan perdagangan hari ini menjadi Rp70.500, naik sebesar (*)

Kunci Sukses Transformasi Bisnis Perusahaan di Era Agentic AI

Beritakota.id, Jakarta – Semarang, 15 Agustus 2025 – Di tengah upaya percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berbagai sektor industri yang begitu masif, muncul gelombang baru yang menggeser paradigma dari sekadar insight ke action. Alih-alih hanya memberikan rekomendasi seperti yang ditawarkan GenAI, gelombang baru yang dinamakan Agentic AI itu bahkan mampu mengeksekusi dan mengambil keputusan sesuai tujuan secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

Kemunculan Agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial. Atas dasar itu, PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) yang bergerak di bidang integrasi sistem bisnis berbagai perusahaan di Tanah Air, menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Catat! Ini 3 Kunci Transformasi Bisnis di Era Agentic AI

Jakarta – Kemunculan Agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial.

Namun, dalam transformasi digital kini tak bisa dilakukan sembarangan. Banyak hal yang perlu dipersiapkan.

Seperti yang diungkapkan Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison. Menurutnya, keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat.

Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya dalam Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” baru-baru ini.

Selanjutnya, Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics.

Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG)business intelligence assistant, customer  support experiencedocument summarization, dan Customer 360.

Dengan fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal.

Selain itu, bisa membantu tim marketing dalam membuat marketing content yang sesuai preferensi konsumen dan dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premiseprivate cloud, maupun public cloud.

Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edgestreaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI. Cloudera AI dilengkapi dengan AI (Agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi Agentic AI dengan lebih mudah.

Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk  meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola.

Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga bisa mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan.

“Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya. (*)

Agentic AI, Gelombang Baru AI yang Ubah Rekomendasi Jadi Eksekusi Otomatis

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Di tengah meluasnya adopsi terhadap teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berbagai sektor industri yang begitu masif, kini muncul gelombang baru yang menggeser paradigma dari sekadar insight ke action.

Gelombang baru yang dinamakan Agentic AI yang disebut mampu mengeksekusi dan mengambil keputusan sesuai tujuan secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

Kemunculan Agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial.

Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat.

“Perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif,” katanya saat memberikan opening speech Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Semarang belum lama ini.

Dengan kemampuan bertindak secara otonom, Agentic AI memungkinkan perusahaan merespons pasar lebih cepat, mengurangi risiko kesalahan manusia, dan memanfaatkan peluang bisnis secara real time.

Perusahaan yang mampu memadukan kekuatan data, platform yang mumpuni, dan keamanan siber yang kokoh akan berada di garis depan dalam persaingan digital. Agentic AI bukan sekadar tren, melainkan fondasi baru bagi transformasi bisnis masa depan.

Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan seperti VisionAnalytics.

“Dibekali teknologi Agentic AI, solusi ini dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG), business intelligence assistant, customer  support experience, document summarization, dan Customer 360,” katanya.

Selain itu memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premise, private cloud, maupun public cloud.

Dunia teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence / AI) tengah memasuki babak baru.

Setelah kehadiran Generative AI (GenAI) yang populer dengan kemampuannya memberikan rekomendasi dan menghasilkan konten, kini muncul Agentic AI yang mampu melangkah lebih jauh: berpikir sekaligus bertindak secara mandiri.

Agentic AI adalah teknologi AI yang dirancang untuk mengambil keputusan dan mengeksekusi tindakan otomatis sesuai tujuan yang telah ditetapkan, tanpa memerlukan intervensi manusia secara langsung.

Jika GenAI berperan seperti konsultan pintar yang memberi saran, Agentic AI berperan layaknya asisten otonom yang langsung melaksanakan saran tersebut di lapangan.

Tingkatkan Performa Jaringan, FiberStar Terapkan Smart Network

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Layanan internet yang stabil dan cepat, kebutuhan akan pengelolaan jaringan cerdas (smart network management) menjadi semakin mendesak.

Pendekatan tradisional yang reaktif tak lagi memadai dalam mengatasi gangguan, terutama di era konektivitas digital tinggi.

Operator kini membutuhkan sistem yang mampu memonitor performa jaringan secara real-time, menyelesaikan masalah secara proaktif, dan mengelola ribuan perangkat dari berbagai vendor dengan efisien.

Menjawab tantangan tersebut, FiberStar, operator jaringan fiber terkemuka di Indonesia, menggandeng Incognito Software Systems, penyedia global solusi orkestrasi layanan broadband dan manajemen perangkat.

Melalui kemitraan ini, FiberStar mengimplementasikan Digital Experience (DX) Solution dari Incognito untuk menciptakan manajemen jaringan yang lebih pintar, tanggap, dan berbasis data.

Sugiharto Darmakusuma, Presiden Director FiberStar, mengungkapkan Sebagai penyedia infrastruktur fiber open-access di lebih dari 200 kota.

“FiberStar dituntut untuk menjaga keandalan koneksi sekaligus efisiensi operasional. Dengan solusi DX yang mendukung teknologi TR-069, FiberStar dapat mengelola perangkat secara terpusat dan melakukan diagnostik secara otomatis, mulai dari proses instalasi, pemantauan performa, hingga penyelesaian masalah Wi-Fi di rumah pelanggan,” ujarnya, Kamis (26/6/2025).

Tidak hanya itu, Fiberstar berkomitmen menghadirkan layanan berkualitas tinggi dan cerdas bagi pelanggan. disamping itu menjalankan pengelolaan jaringan secara real-time  dan efisien bagi pelanggan.

“Solusi Incognito memungkinkan kami menjalankan pengelolaan jaringan secara real-time dan efisien, yang pada akhirnya meningkatkan pengalaman pelanggan secara signifikan,” ungkap Sugiharto.

Incognito Meminimalisir Gangguan dengan Cepat

Solusi dari Incognito memberikan kontrol penuh terhadap performa Wi-Fi rumah, termasuk fitur diagnostik jarak jauh dan pembaruan konfigurasi perangkat secara otomatis. Hal ini mendorong penyelesaian gangguan secara cepat, mengurangi beban tim teknis, serta meningkatkan keandalan koneksi dan kepuasan pelanggan.

Fitur utama dari solusi ini meliputi manajemen dan provisioning perangkat berbasis TR-069 yang netral terhadap vendor dan jaringan, pengelolaan konfigurasi perangkat secara terpusat (reboot, firmware update, parameter tuning), pemantauan otomatis dan diagnostik individual perangkat untuk validasi kualitas layanan serta notifikasi dan laporan performa real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Dalam proses implementasi, FiberStar turut menggandeng PT Multipolar Technology Tbk sebagai mitra lokal yang berperan penting dalam memahami kebutuhan teknis jaringan dan menjamin kelancaran eksekusi proyek.

“Melalui kolaborasi kami dengan Incognito, Multipolar Technology telah menghadirkan solusi pengelolaan perangkat berstandar Telco yang mendukung smart network management,” ujar Yugi Edison, Direktur Account Management Telco & Public Sector di Multipolar Technology.

CEO Incognito, Gary Knee mengatakan,bangga dapat membantu dan mengembangkan jaringan pintar, dengan solusi yang sudah dibuat timnya.

“Kami bangga dapat membantu FiberStar mengembangkan jaringan pintar dengan solusi kami yang cepat diimplementasikan, hemat biaya, dan mendorong pengalaman pelanggan yang unggul,” ungkapnya.

Adanya kolaborasi ini membuktikan komitmen FiberStar dalam mengadopsi teknologi smart network demi menjaga daya saing dan menghadirkan koneksi berkualitas di seluruh Indonesia.