Modernisasi Sistem Perbankan Tanpa Disrupsi, Multipolar Technology Hadirkan N3CA Berbasis AI

Tidak lagi sekadar memindahkan layanan ke kanal digital, perbankan kini dihadapkan pada tantangan yang lebih kompleks, yaitu melakukan modernisasi sistem inti perbankan, mengelola integrasi antarsistem dan proses bisnis, serta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara praktis tanpa menimbulkan gangguan terhadap operasional yang sudah berjalan.

Sebagai jawaban atas tantangan tersebut, PT Multipolar Technology Tbk. memperkenalkan N3CA Banking Platform. Solusi berupa platform perbankan digital terintegrasi ini dirancang untuk membantu bank melakukan modernisasi secara bertahap, sekaligus memanfaatkan AI secara tepat guna di berbagai lapisan proses bisnis.

Alih-alih fokus pada digitalisasi channel transaksi, N3CA diposisikan Multipolar Technology sebagai platform bisnis digital yang mencakup seluruh layer operasional perbankan.

Platform ini menyediakan digital product dan business use case siap pakai, sehingga bank dapat mengelola aktivitas nasabah tidak hanya di dalam sistem perbankan, tetapi juga dalam ekosistem digital yang lebih luas.

Arsitektur Terintegrasi untuk Modernisasi Sistem Bertahap

N3CA dibangun dengan arsitektur yang mengintegrasikan tiga fungsi utama dalam satu platform.

Lapisan Core Banking berfungsi sebagai fondasi sistem untuk menjalankan transaksi perbankan dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di Indonesia.

Di atasnya, Orchestration Layer mengelola integrasi antarsistem dan proses bisnis melalui workflow automation.

Sementara itu, lapisan Innovation & Experience berperan sebagai enabler inovasi digital melalui konsep open banking dan layanan siap pakai.

Director Business Development Multipolar Technology, Sujanto Halim, mengatakan bahwa pendekatan ini memberi ruang bagi bank untuk berinovasi tanpa harus sepenuhnya mengganti core banking yang sudah ada.

“Kekuatan N3CA terletak pada kemampuannya memberikan keleluasan bagi bank untuk berinovasi tanpa ketergantungan penuh pada core banking existing, ditambah dengan pemanfaatan AI untuk memberikan nilai langsung di berbagai proses bisnis,” ujar Sujanto dalam seminar Future-Proofing Core Banking: Modernization without Disruption yang digelar Multipolar Technology di Jakarta.

Menurutnya, strategi API-first memungkinkan bank menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko terhadap stabilitas operasional.

“N3CA siap mendukung bank menjadi bank digital melalui strategi API-first, sehingga bank dapat menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko tinggi,” lanjut Sujanto.

Fokus Modernisasi dengan AI Tepat Guna

Salah satu fokus utama N3CA adalah penerapan AI tepat guna, yakni AI yang diintegrasikan langsung ke proses operasional perbankan, bukan berdiri sebagai inisiatif terpisah atau fragmented.

Dalam proses onboarding, N3CA memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC).

Platform ini juga dilengkapi automated fraud detection pada tahap awal akuisisi, serta chatbot dan asisten virtual yang mampu memahami konteks percakapan dalam bahasa Indonesia.

Pada pengelolaan transaksi dan layanan, N3CA menggunakan deteksi anomali secara real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan, serta analitik prediktif untuk mendukung pengelolaan nasabah dan produk.

AI juga digunakan untuk mengh

Menurutnya, strategi API-first memungkinkan bank menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko terhadap stabilitas operasional.

“N3CA siap mendukung bank menjadi bank digital melalui strategi API-first, sehingga bank dapat menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko tinggi,” lanjut Sujanto.

Fokus Modernisasi dengan AI Tepat Guna

Salah satu fokus utama N3CA adalah penerapan AI tepat guna, yakni AI yang diintegrasikan langsung ke proses operasional perbankan, bukan berdiri sebagai inisiatif terpisah atau fragmented.

Dalam proses onboarding, N3CA memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC).

Platform ini juga dilengkapi automated fraud detection pada tahap awal akuisisi, serta chatbot dan asisten virtual yang mampu memahami konteks percakapan dalam bahasa Indonesia.

Pada pengelolaan transaksi dan layanan, N3CA menggunakan deteksi anomali secara real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan, serta analitik prediktif untuk mendukung pengelolaan nasabah dan produk.

AI juga digunakan untuk menghadirkan personalisasi layanan, seperti rekomendasi produk, penyesuaian limit, hingga analisis sentimen.

adirkan personalisasi layanan, seperti rekomendasi produk, penyesuaian limit, hingga analisis sentimen.

Di sisi operasional internal, N3CA memanfaatkan Robotic Process Automation (RPA) untuk mengotomasi proses back-office, sehingga bank dapat meningkatkan efisiensi dan mengalihkan fokus ke pengembangan bisnis.

Banking Solution Presales & Delivery Head Multipolar Technology, Michael Ridwan, menegaskan bahwa setiap kapabilitas AI dalam N3CA dirancang agar memberi dampak nyata.

“Yang membedakan N3CA adalah pendekatan ‘AI tepat guna’. Setiap kapabilitas AI dalam N3CA dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik perbankan Indonesia, dengan implementasi yang praktis dan ROI yang terukur,” jelas Michael.

Mengelola Customer Journey Secara End-to-End

Dengan integrasi core system, orchestration, dan innovation layer, N3CA diarahkan untuk membantu bank mengelola customer journey secara menyeluruh.

Seluruh proses dapat dikendalikan dalam satu platform yang terhubung, mulai dari akuisisi, transaksi, layanan, hingga pengelolaan hubungan jangka panjang.

Pendekatan ini menjadi relevan di tengah percepatan adopsi digital dan AI di sektor keuangan, yaitu ketika bank dituntut tidak hanya cepat menghadirkan layanan baru, tetapi juga menjaga stabilitas, kepatuhan, dan pengalaman nasabah secara konsisten.

Melalui N3CA, Multipolar Technology memposisikan solusi ini sebagai platform perbankan generasi baru yang mengintegrasikan core system modern, AI, open banking, dan ekosistem digital untuk mendukung transformasi industri perbankan secara lebih terstruktur dan terukur.

Hadirkan Solusi Digital Banking Terintegrasi AI, Multipolar Technology Rilis N3CA Banking Platform

Warta Ekonomi, Jakarta – PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), sebagai bagian dari PT Multipolar Tbk (MLPL), semakin mengukuhkan dedikasinya untuk menghadirkan terobosan lewat penyediaan solusi N3CA Banking Platform.

Platform ini merupakan solusi perbankan digital terpadu yang diperkaya dengan kecerdasan buatan (AI) yang relevan, dikembangkan untuk mempercepat transformasi digital sektor perbankan nasional melalui otomasi yang cerdas pada setiap lapisan proses bisnis.

Kehadiran N3CA Banking Platform menjadi respons terhadap tantangan yang dihadapi perbankan di Indonesia dalam menyajikan pengalaman digital yang menyeluruh serta meningkatkan efisiensi operasional.

Berbeda dari pendekatan konvensional yang berfokus pada digitalisasi channel transaksi, N3CA dirancang sebagai platform bisnis digital yang komprehensif di setiap layer.

Dilengkapi ready-to-use digital product dan business use case, N3CA mendukung peran bank dalam seluruh aktivitas nasabah, baik di dalam ekosistem perbankan maupun ekosistem digital yang lebih luas.

Arsitektur dengan Tiga Fungsi Utama yang  AI Embedded

N3CA Banking Platform dibangun dengan arsitektur solusi komprehensif yang mengintegrasikan tiga fungsi utama dalam satu platform.

Fungsi Core Banking menjadi fondasi sistem perbankan yang solid untuk menjalankan seluruh transaksi perbankan dan comply dengan regulasi perbankan di Indonesia.

Fungsi Orchestration Layer berperan mengelola integrasi antar sistem dan proses bisnis melalui workflow automation.

Sementara itu, fungsi Innovation & Experience menjadi enabler inovasi digital yang cepat dan fleksibel melalui konsep open banking dan layanan perbankan siap pakai.

Sujanto Halim, Director Business Development Multipolar Technology, menjelaskan bahwa kekuatan N3CA terletak pada kemampuannya memberikan keleluasan bagi bank untuk berinovasi tanpa ketergantungan penuh pada core banking existing, ditambah dengan pemanfaatan AI untuk memberikan nilai langsung di berbagai proses bisnis.

“N3CA siap mendukung bank menjadi bank digital melalui strategi API-first, sehingga bank dapat menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko tinggi,” ujar Sujanto dalam seminar “Future-Proofing Core Banking: Modernization without Disruption” yang digelar oleh Multipolar Technology di Jakarta, Selasa (20/1).

AI Tepat Guna: Automasi Cerdas untuk Hasil Nyata

N3CA Banking Platform mengintegrasikan kecerdasan buatan secara praktis dan terukur dalam berbagai proses kritis perbankan, sehingga AI menjadi bagian dari operasional dan strategi bisnis bank.

Dalam proses onboarding nasabah, N3CA memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC), yang didukung Automated Fraud Detection pada tahap awal akuisisi serta chatbot dan asisten virtual yang mampu memahami konteks percakapan dalam bahasa Indonesia.

Pada pemrosesan transaksi dan pengelolaan layanan, N3CA menggunakan deteksi anomali secara real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan dengan akurasi yang lebih tinggi, serta analitik prediktif untuk mendukung pengelolaan nasabah dan produk.

AI juga dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang lebih personal melalui rekomendasi, penyesuaian limit, dan analisis sentimen.

Di sisi internal, N3CA memanfaatkan Robotic Process Automation (RPA) untuk mengotomasi proses back-office, sehingga bank dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan bisnis.

“Yang membedakan N3CA adalah pendekatan ‘AI tepat guna’ kami. Setiap kapabilitas AI dalam N3CA dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik perbankan Indonesia, dengan implementasi yang praktis dan ROI yang terukur,” jelas Michael Ridwan, Banking Solution Presales & Delivery Head Multipolar Technology.

Dengan N3CA Banking Platform, perbankan Indonesia dapat memperkuat kendali terhadap seluruh customer journey nasabah.

Solusi ini hadir di tengah akselerasi transformasi digital dan adopsi AI di sektor keuangan, sekaligus menegaskan komitmen Multipolar Technology dalam mendukung industri perbankan nasional menghadapi era digital yang semakin kompetitif dengan teknologi yang tepat guna dan terukur.

“Melalui N3CA, Multipolar Technology menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi perbankan generasi baru yang mengintegrasikan core system modern, AI, open banking, dan ekosistem digital guna mendukung pertumbuhan industri keuangan di era transformasi digital. Apabila ingin mengimplementasikannya, hubungi kami,” pungkas Sujanto.

Percepat Transformasi Perbankan dengan N3CA Digital Banking Suite Berbasis AI

Jakarta, TechnoBusiness ID ● PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (MLPL) yang bergerak di bidang penyediaan solusi dan layanan transformasi digital end-to-end bagi berbagai industri, termasuk sektor perbankan dan jasa keuangan di Tanah Air, terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi melalui solusi N3CA Banking Platform. Solusi ini merupakan platform perbankan digital terintegrasi yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) tepat guna, dirancang untuk mempercepat transformasi digital perbankan nasional dengan automasi cerdas di setiap lapisan proses bisnis.

N3CA Banking Platform hadir sebagai jawaban atas tantangan perbankan Indonesia dalam menghadirkan pengalaman digital yang utuh sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Berbeda dari pendekatan konvensional yang berfokus pada digitalisasi channel transaksi, N3CA dirancang sebagai platform bisnis digital yang komprehensif di setiap layer. Dilengkapi ready-to-use digital product dan business use case, N3CA mendukung peran bank dalam seluruh aktivitas nasabah, baik di dalam ekosistem perbankan maupun ekosistem digital yang lebih luas.

N3CA Banking Platform dibangun dengan arsitektur solusi komprehensif yang mengintegrasikan tiga fungsi utama dalam satu platform. Fungsi Core Banking menjadi fondasi sistem perbankan yang solid untuk menjalankan seluruh transaksi perbankan dan comply dengan regulasi perbankan di Indonesia. Fungsi Orchestration Layer berperan mengelola integrasi antar sistem dan proses bisnis melalui workflow automation. Sementara itu, fungsi Innovation & Experience menjadi enabler inovasi digital yang cepat dan fleksibel melalui konsep open banking dan layanan perbankan siap pakai.

Sujanto Halim, Director Business Development Multipolar Technology, menjelaskan bahwa kekuatan N3CA terletak pada kemampuannya memberikan keleluasan bagi bank untuk berinovasi tanpa ketergantungan penuh pada core banking existing, ditambah dengan pemanfaatan AI untuk memberikan nilai langsung di berbagai proses bisnis.

“N3CA siap mendukung bank menjadi bank digital melalui strategi API-first, sehingga bank dapat menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko tinggi,” ujar Sujanto dalam seminar “Future-Proofing Core Banking: Modernization without Disruption” yang digelar oleh Multipolar Technology di Jakarta, Selasa (20/1).

AI Tepat Guna: Automasi Cerdas untuk Hasil Nyata

N3CA Banking Platform mengintegrasikan kecerdasan buatan secara praktis dan terukur dalam berbagai proses kritis perbankan, sehingga AI menjadi bagian dari operasional dan strategi bisnis bank. Dalam proses onboarding nasabah, N3CA memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC), yang didukung Automated Fraud Detection pada tahap awal akuisisi serta chatbot dan asisten virtual yang mampu memahami konteks percakapan dalam bahasa Indonesia.

Pada pemrosesan transaksi dan pengelolaan layanan, N3CA menggunakan deteksi anomali secara real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan dengan akurasi yang lebih tinggi, serta analitik prediktif untuk mendukung pengelolaan nasabah dan produk. AI juga dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang lebih personal melalui rekomendasi, penyesuaian limit, dan analisis sentimen. Di sisi internal, N3CA memanfaatkan Robotic Process Automation (RPA) untuk mengotomasi proses back-office, sehingga bank dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan bisnis.

“Yang membedakan N3CA adalah pendekatan ‘AI tepat guna’ kami. Setiap kapabilitas AI dalam N3CA dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik perbankan Indonesia, dengan implementasi yang praktis dan ROI yang terukur,” jelas Michael Ridwan, Banking Solution Presales & Delivery Head Multipolar Technology.

Dengan N3CA Banking Platform, perbankan Indonesia dapat memperkuat kendali terhadap seluruh customer journey nasabah. Solusi ini hadir di tengah akselerasi transformasi digital dan adopsi AI di sektor keuangan, sekaligus menegaskan komitmen Multipolar Technology dalam mendukung industri perbankan nasional menghadapi era digital yang semakin kompetitif dengan teknologi yang tepat guna dan terukur.

“Melalui N3CA, Multipolar Technology menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi perbankan generasi baru yang mengintegrasikan core system modern, AI, open banking, dan ekosistem digital guna mendukung pertumbuhan industri keuangan di era transformasi digital. Apabila ingin mengimplementasikannya, hubungi kami,” pungkas Sujanto.●

N3CA Banking Platform Bantu Percepat Transformasi Perbankan

JAKARTA, investor.id – PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (MLPL) yang bergerak di bidang penyediaan solusi dan layanan transformasi digital end-to-end bagi berbagai industri, termasuk sektor perbankan dan jasa keuangan di Tanah Air, terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan inovasi melalui solusi N3CA Banking Platform.

Solusi ini merupakan platform perbankan digital terintegrasi yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) tepat guna, dirancang untuk mempercepat transformasi digital perbankan nasional dengan automasi cerdas di setiap lapisan proses bisnis.

N3CA Banking Platform menghadirkan pengalaman digital yang utuh sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Sujanto Halim, Director Business Development Multipolar Technology, menjelaskan, bahwa kekuatan N3CA terletak pada kemampuannya memberikan keleluasan bagi bank untuk berinovasi tanpa ketergantungan penuh pada core banking existing, ditambah dengan pemanfaatan AI untuk memberikan nilai langsung di berbagai proses bisnis.

N3CA Banking Platform Bantu Percepat Transformasi PerbankanDirector Business Development Multipolar Technology, Sujanto Halim bersama Banking Solution Presales & Delivery Head Multipolar Technology Michael Ridwan di seminar Future-Proofing Core Banking: Modernization without Disruption yang digelar oleh Multipolar Technology di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

 

“N3CA siap mendukung bank menjadi bank digital melalui strategi API-first, sehingga bank dapat menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko tinggi,” ujar Sujanto dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).

Berbeda dari pendekatan konvensional yang berfokus pada digitalisasi channel transaksi, N3CA dirancang sebagai platform bisnis digital yang komprehensif di setiap layer. Dilengkapi ready-to-use digital product dan business use case, N3CA mendukung peran bank dalam seluruh aktivitas nasabah, baik di dalam ekosistem perbankan maupun ekosistem digital yang lebih luas.

N3CA Banking Platform dibangun dengan arsitektur solusi komprehensif yang mengintegrasikan tiga fungsi utama dalam satu platform.

Fungsi Core Banking menjadi fondasi sistem perbankan yang solid untuk menjalankan seluruh transaksi perbankan dan comply dengan regulasi perbankan di Indonesia.

Sedangkan fungsi Orchestration Layer berperan mengelola integrasi antar sistem dan proses bisnis melalui workflow automation. Sementara itu, fungsi Innovation & Experience menjadi enabler inovasi digital yang cepat dan fleksibel melalui konsep open banking dan layanan perbankan siap pakai.

AI Tepat Guna

N3CA Banking Platform mengintegrasikan kecerdasan buatan secara praktis dan terukur dalam berbagai proses kritis perbankan, sehingga AI menjadi bagian dari operasional dan strategi bisnis bank.

Dalam proses onboarding nasabah, N3CA memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC), yang didukung Automated Fraud Detection pada tahap awal akuisisi serta chatbot dan asisten virtual yang mampu memahami konteks percakapan dalam bahasa Indonesia.

Pada pemrosesan transaksi dan pengelolaan layanan, N3CA menggunakan deteksi anomali secara real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan dengan akurasi yang lebih tinggi, serta analitik prediktif untuk mendukung pengelolaan nasabah dan produk.

AI juga dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang lebih personal melalui rekomendasi, penyesuaian limit, dan analisis sentimen.

Di sisi internal, N3CA memanfaatkan Robotic Process Automation (RPA) untuk mengotomasi proses back-office, sehingga bank dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan bisnis.

“Yang membedakan N3CA adalah pendekatan ‘AI tepat guna’ kami. Setiap kapabilitas AI dalam N3CA dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik perbankan Indonesia, dengan implementasi yang praktis dan ROI yang terukur,” jelas Michael Ridwan, Banking Solution Presales & Delivery Head Multipolar Technology.

Dengan N3CA Banking Platform,kata dia, perbankan Indonesia dapat memperkuat kendali terhadap seluruh customer journey nasabah.

Solusi ini hadir di tengah akselerasi transformasi digital dan adopsi AI di sektor keuangan, sekaligus menegaskan komitmen Multipolar Technology dalam mendukung industri perbankan nasional menghadapi era digital yang semakin kompetitif dengan teknologi yang tepat guna dan terukur.

“Melalui N3CA, Multipolar Technology menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi perbankan generasi baru yang mengintegrasikan core system modern, AI, open banking, dan ekosistem digital guna mendukung pertumbuhan industri keuangan di era transformasi digital. Apabila ingin mengimplementasikannya, hubungi kami,” pungkas Sujanto.

Akselerasi Transformasi Digital, Perbankan Bisa Adopsi Platform Berbasis AI Ini

Jakarta – PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menghadirkan inovasi platform perbankan digital yang terintegrasi dan didukung kecerdasan buata (AI), N3CA Banking Platform. Solusi ini dapat membantu perbankan mempercepat transformasi digital dengan automasi cerdas di semua proses bisnis.

N3CA Banking Platform digagas sebagai jawaban atas tantangan perbankan Indonesia dalam menghadirkan pengalaman digital yang utuh sekaligus meningkatkan efisiensi operasional. Beda halny dengan pendekatan konvensional yang berfokus pada digitalisasi channel transaksi, N3CA didesain sebagai platform bisnis digital yang komprehensif di setiap layer.

Platform ini didukung ready-to-use digital product dan business use case, sehingga bisa mendukung peran bank dalam seluruh aktivitas nasabah. Baik dalam ekosistem perbankan ataupun ekosistem digital yang lebih luas.

N3CA Banking Platform dibangun dengan arsitektur solusi yang mengintegrasikan tiga fungsi utama dalam satu platform. Pertama, fungsi core banking sebagai fondasi sistem perbankan yang solid untuk menjalankan seluruh transaksi dan comply dengan regulasi perbankan di Indonesia.

Kedua, fungsi orchestration layer, yang berperan mengelola integrasi antar sistem dan proses bisnis lewat orkflow automation. Ketiga, fungsi innovation & experience menjadi enabler inovasi digital yang cepat dan fleksibel melalui konsep open banking serta layanan perbankan siap pakai.

Dalam seminar “Future-Proofing Core Banking: Modernization without Disruption” yang digelar oleh Multipolar Technology di Jakarta, beberapa waktu lalu, Sujanto Halim, Director Business Development Multipolar Technology, mengatakan, kekuatan N3CA terletak pada kemampuannya memberikan keleluasan bagi bank untuk berinovasi tanpa ketergantungan penuh pada core banking existing. Apalagi solusi ini didukung pemanfaatan AI untuk memberikan nilai langsung di berbagai proses bisnis.

“N3CA siap mendukung bank menjadi bank digital melalui strategi API-first, sehingga bank dapat menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko tinggi,” jelasnya dalam keterangan resmi, Jum’at, 30 Januari 2026.

Solusi ini mengintegrasikan AI secara praktis dan terukur dalam berbagai proses penting perbankan. Di platform ini, AI menjadi bagian operasional dan strategi bisnis bank. Misalnya, dalam proses onboarding nasabah, N3CA memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC), yang didukung Automated Fraud Detection pada tahap awal akuisisi. Ada pula chatbot dan asisten virtual yang mampu memahami konteks percakapan dalam bahasa Indonesia.

Sementara dalam proses transaksi dan pengelolaan layanan, N3CA menggunakan deteksi anomali secara real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan, dan analitik prediktif untuk mendukung pengelolaan nasabah dan produk. AI juga digunakan untuk menghadirkan layanan yang lebih personal melalui rekomendasi, penyesuaian limit, dan analisis sentimen.

Adapun di internal perbankannya, N3CA memanfaatkan Robotic Process Automation (RPA) untuk mengotomasi proses back-office. Ini akan berimbas pada meningkatkan efisiensi operasional. Bank bisa lebih fokus pada pengembangan bisnis.

“Yang membedakan N3CA adalah pendekatan ‘AI tepat guna’ kami. Setiap kapabilitas AI dalam N3CA dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik perbankan Indonesia, dengan implementasi yang praktis dan ROI yang terukur,” tambah Michael Ridwan, Banking Solution Presales & Delivery Head Multipolar Technology.

Dengan platform ini, perbankan diklaim bisa memperkuat kendali atas seluruh customer journey nasabah. AA

Multipolar Technology (MLPT) Ekspansi Produk Solusi Digital Lewat N3CA Banking

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)  memperluas portofolio solusi digitalnya lewat adopsi N3CA Banking. Platform ini jadi produk unggulan baru untuk menopang ekspansi bisnis di sektor perbankan dan jasa keuangan nasional.

Melalui platform perbankan digital terintegrasi yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) tepat guna, MLPT menargetkan peluang pertumbuhan baru seiring meningkatnya kebutuhan bank terhadap modernisasi sistem tanpa disrupsi besar.

Director Business Development Multipolar Technology, Sujanto Halim, menjelaskan langkah ini sejalan dengan strategi MLPT untuk memperkuat posisi sebagai penyedia solusi transformasi digital end-to-end.

Menurut dia, N3CA Banking Platform bukan sekadar solusi pendukung kanal digital, melainkan sebagai platform bisnis perbankan digital yang komprehensif, mencakup core system, orchestration, hingga innovation layer dalam satu arsitektur terintegrasi.

“N3CA hadir sebagai jawaban atas tantangan industri perbankan Indonesia dalam meningkatkan efisiensi operasional sekaligus menghadirkan pengalaman digital yang utuh bagi nasabah. Platform ini dilengkapi dengan berbagai digital product dan business use case siap pakai, sehingga bank dapat mempercepat peluncuran layanan baru dan memperluas peran mereka di dalam maupun di luar ekosistem perbankan,” ungkap Sujanto, dalam keterangan resmi, Jumat (30/1).

Dari sisi produk, N3CA Banking Platform dibangun dengan arsitektur yang mengintegrasikan tiga fungsi utama. Core Banking menjadi fondasi untuk menjalankan transaksi dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi perbankan di Indonesia.

Kemudian, Orchestration Layer berfungsi mengelola integrasi sistem dan proses bisnis melalui workflow automation.

Terakhir ada Innovation & Experience yang berperan sebagai enabler inovasi melalui konsep open banking dan layanan perbankan siap pakai.

Dengan pendekatan tersebut, MLPT melihat peluang pertumbuhan dari kebutuhan bank yang ingin mengembangkan layanan digital secara bertahap, tanpa ketergantungan penuh pada core banking existing.

Sebagai bagian dari ekspansi produk, N3CA Banking Platform mengusung konsep AI tepat guna yang terintegrasi langsung ke dalam proses bisnis perbankan. Pada tahap onboarding nasabah, platform ini memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC), yang didukung Automated Fraud Detection, chatbot, serta asisten virtual berbahasa Indonesia.

Di sisi transaksi dan layanan, N3CA dilengkapi deteksi anomali real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan, analitik prediktif untuk pengelolaan nasabah dan produk, serta personalisasi layanan melalui rekomendasi dan analisis sentimen. Sementara itu, pemanfaatan Robotic Process Automation (RPA) di area back-office memungkinkan bank meningkatkan efisiensi operasional.

Melalui pengembangan dan komersialisasi N3CA Banking Platform, MLPT mempertegas arah ekspansi bisnisnya di tengah akselerasi transformasi digital dan adopsi AI di sektor keuangan.

Platform ini diharapkan menjadi salah satu motor pertumbuhan baru Perseroan, seiring meningkatnya permintaan solusi perbankan digital yang fleksibel, aman, dan sesuai regulasi.

“Melalui N3CA, Multipolar Technology menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi perbankan generasi baru yang mengintegrasikan core system modern, AI, open banking, dan ekosistem digital guna mendukung pertumbuhan industri keuangan di era transformasi digital. Apabila ingin mengimplementasikannya, hubungi kami,” pungkas Sujanto.

Multipolar Technology Hadirkan Infrastruktur N3CA Untuk Bank Digital

Jakarta, FORTUNE – PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) meluncurkan solusi N3CA banking platform. Infrastruktur ini merupakan platform terintegrasi yang dilengkapi artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk mempercepat transformasi digital perbankan nasional dengan automasi cerdas di setiap lapisan proses bisnis.

Director Business Development Multipolar Technology, Sujanto Halim menjelaskan, N3CA diprediksi dapat meningkatkan efisiensi operasional bank. Berbeda dari pendekatan konvensional yang berfokus pada digitalisasi channel transaksi, N3CA dirancang sebagai platform bisnis digital yang komprehensif di setiap layer.

“N3CA siap mendukung bank menjadi bank digital melalui strategi API-first, sehingga bank dapat menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko tinggi,” ujar Sujanto dalam seminar “Future-Proofing Core Banking: Modernization without Disruption” melalui keterangan resmi di Jakarta, Jumat (30/1).

Dilengkapi ready-to-use digital product dan business use case, N3CA mendukung peran bank dalam seluruh aktivitas nasabah, baik di dalam ekosistem perbankan maupun ekosistem digital yang lebih luas.

Dengan demikian, bank leluasa untuk berinovasi tanpa ketergantungan penuh pada core banking existing, ditambah dengan pemanfaatan AI untuk memberikan nilai langsung di berbagai proses bisnis

N3CA dilengkapi fraud detection

logo PT Multipolar Technology (multipolar.com)

logo PT Multipolar Technology (multipolar.com)

Dalam proses onboarding nasabah, lanjut Sujanto, N3CA juga memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC). Tak hanya itu, sistem ini juga didukung oleh automated fraud detection pada tahap awal akuisisi serta chatbot dan asisten virtual yang mampu memahami konteks percakapan dalam bahasa Indonesia.

Pada pemrosesan transaksi dan pengelolaan layanan, N3CA menggunakan deteksi anomali secara real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan dengan akurasi yang lebih tinggi, serta analitik prediktif untuk mendukung pengelolaan nasabah dan produk.

AI juga dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang lebih personal melalui rekomendasi, penyesuaian limit, dan analisis sentimen. Di sisi internal, N3CA memanfaatkan Robotic Process Automation (RPA) untuk mengotomasi proses back-office, sehingga bank dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan bisnis.Dengan N3CA banking platform, perbankan Indonesia dapat memperkuat kendali terhadap seluruh customer journey nasabah.

N3CA Jadi Fondasi Modernisasi Core Banking dalam Mendorong Bisnis Bank

Jakarta –  Transformasi digital kian menjadi “jalan ninja” bagi industri perbankan untuk menjawab perubahan perilaku nasabah. Tak sekadar menghadirkan pengalaman layanan yang cepat dan personal, digitalisasi juga menjadi kunci bank dalam menekan biaya sekaligus meningkatkan efisiensi operasional di tengah persaingan yang makin ketat.

Menjawab kebutuhan tersebut, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (MLPL) menghadirkan inovasi melalui solusi N3CA Banking Platform.

Solusi ini merupakan platform perbankan digital terintegrasi yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) tepat guna, dirancang untuk mempercepat transformasi digital perbankan nasional dengan automasi cerdas di setiap lapisan proses bisnis.

Tiga Fungsi Utama yang AI Embedded

Sujanto Halim, Director Business Development Multipolar Technology menjelaskan, N3CA Banking Platform dibangun dengan arsitektur solusi komprehensif yang mengintegrasikan tiga fungsi utama dalam satu platform.

“Fungsi Core Banking menjadi fondasi sistem perbankan yang solid untuk menjalankan seluruh transaksi perbankan dan comply dengan regulasi perbankan di Indonesia,” jelasnya dalam seminar “Future-Proofing Core Banking: Modernization without Disruption” yang digelar oleh Multipolar Technology di Jakarta baru-baru ini.

Fungsi Orchestration Layer berperan mengelola integrasi antar sistem dan proses bisnis melalui workflow automation.

Sementara itu, fungsi Innovation & Experience menjadi enabler inovasi digital yang cepat dan fleksibel melalui konsep open banking dan layanan perbankan siap pakai.

Sujanto menjelaskan bahwa kekuatan N3CA terletak pada kemampuannya memberikan keleluasan bagi bank untuk berinovasi tanpa ketergantungan penuh pada core banking existing, ditambah dengan pemanfaatan AI untuk memberikan nilai langsung di berbagai proses bisnis.

“N3CA siap mendukung bank menjadi bank digital melalui strategi API-first, sehingga bank dapat menghadirkan produk dan layanan digital baru dengan lebih cepat, tanpa harus melalui transformasi masif yang berisiko tinggi,” ujar Sujanto.

AI Tepat Guna

N3CA Banking Platform mengintegrasikan kecerdasan buatan secara praktis dan terukur dalam berbagai proses kritis perbankan, sehingga AI menjadi bagian dari operasional dan strategi bisnis bank.

Michael Ridwan, Banking Solution Presales & Delivery Head Multipolar Technology menjelaskan, dalam proses onboarding nasabah, N3CA memanfaatkan verifikasi dokumen berbasis AI dan Optical Character Recognition (OCR) untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC), yang didukung Automated Fraud Detection pada tahap awal akuisisi serta chatbot dan asisten virtual yang mampu memahami konteks percakapan dalam bahasa Indonesia.

“Pada pemrosesan transaksi dan pengelolaan layanan, N3CA menggunakan deteksi anomali secara real-time untuk mengidentifikasi transaksi mencurigakan dengan akurasi yang lebih tinggi, serta analitik prediktif untuk mendukung pengelolaan nasabah dan produk,” jelasnya.

AI juga dimanfaatkan untuk menghadirkan layanan yang lebih personal melalui rekomendasi, penyesuaian limit, dan analisis sentimen.

Di sisi internal, N3CA memanfaatkan Robotic Process Automation (RPA) untuk mengotomasi proses back-office, sehingga bank dapat meningkatkan efisiensi operasional dan fokus pada pengembangan bisnis.

“Yang membedakan N3CA adalah pendekatan ‘AI tepat guna’ kami. Setiap kapabilitas AI dalam N3CA dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik perbankan Indonesia, dengan implementasi yang praktis dan ROI yang terukur,” jelasnya.

Dengan N3CA Banking Platform, perbankan Indonesia dapat memperkuat kendali terhadap seluruh customer journey nasabah. (*)

Institut Teknologi Bandung dan Multipolar Technology Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Penerapan AI dan Data Science di Indonesia

Jakarta, 22 Oktober 2025—Institut Teknologi Bandung (ITB), universitas sains dan teknologi terkemuka di Indonesia, dan PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), salah satu penyedia solusi TIK terdepan di Tanah Air, pada Selasa (21/10) menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) untuk bersama-sama membangun Applied AI & Data Science Lab.

Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam menyatukan kapabilitas akademik dan riset teknis terbaik Indonesia dengan penerapan nyata di berbagai sektor layanan yang paling dinamis—termasuk perbankan dan keuangan, kesehatan, properti, telekomunikasi, manufaktur, ritel, dan pendidikan.

Katalis Nasional untuk Adopsi AI

Melalui kemitraan ini, Multipolar Technology akan berperan sebagai katalis nasional dalam mendorong adopsi AI, dengan mentransformasi hasil riset dan keahlian sains ITB menjadi solusi siap pakai yang bernilai tambah bagi industri.

Inovasi ITB akan diintegrasikan ke dalam infrastruktur dan platform Multipolar Technology, sehingga pengetahuan maju dapat dikonversi menjadi aplikasi praktis yang siap diuji, diskalakan, dan dikomersialisasikan.

Kemitraan ini menempatkan Multipolar Technology tidak hanya sebagai penyedia teknologi, tetapi juga sebagai orchestrator dan promotor transformasi AI di Indonesia, yang juga akan memimpin proyek proof-of-concept di seluruh ekosistem teknologi, yang menjangkau hingga 50 juta pelanggan di sembilan sektor usaha.

Pusat Inovasi Nasional

Applied AI & Data Science Lab akan berlokasi di gedung pertama di Indonesia yang didedikasikan khusus untuk kecerdasan buatan (AI) dan data science. Gedung ini merupakan bagian dari sebuah ekosistem inovasi yang digagas sebagai Silicon Valley Indonesia.

Fasilitas akan mencakup ruang kerja bersama, laboratorium demo, dan pusat kolaborasi, menjadikannya showcase nasional untuk AI terapan (Applied AI) dan transformasi digital.

Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., menyatakan, “Kolaborasi dengan Multipolar Technology memastikan keunggulan riset dan talenta ITB dapat diterjemahkan menjadi aplikasi nyata yang langsung mendukung kebutuhan ekonomi digital dan industri Indonesia. Ini adalah tonggak penting dalam menjembatani dunia akademik dan industri.”

Presiden Direktur Multipolar Technology, Harianto Gunawan, menambahkan, “Multipolar Technology bangga dapat bermitra dengan ITB dalam memimpin gelombang adopsi AI berikutnya di Indonesia. Sebagai katalis dan promotor, misi kami adalah menghadirkan inovasi kelas dunia ke dalam penerapan nyata, guna mempercepat transformasi di sektor perbankan dan keuangan, kesehatan, properti, telekomunikasi, manufaktur, ritel, dan pendidikan—sektor-sektor yang menyentuh kehidupan jutaan masyarakat setiap hari.”

###

Tentang Institusi

Institut Teknologi Bandung (ITB)

Didirikan pada tahun 1920, Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah universitas sains dan teknologi paling prestisius di Indonesia, diakui atas keunggulannya dalam bidang teknik, riset, dan inovasi. ITB telah melahirkan generasi ilmuwan, insinyur, wirausahawan, dan pemimpin yang membentuk masa depan industri dan teknologi Indonesia.

Multipolar Technology (MLPT)

PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) adalah penyedia TIK terkemuka dan perusahaan publik (IDX: MLPT) dengan pengalaman puluhan tahun melayani berbagai perusahaan besar antara lain di sektor perbankan dan keuangan, kesehatan, properti, telekomunikasi, manufaktur, ritel, dan pendidikan. MLPT memiliki spesialisasi dalam layanan cloud, hybrid data center, keamanan siber, dan solusi berbasis AI, serta berperan sebagai katalis dan promotor.

 

Multipolar Technology Pimpin Inisiatif Bersama Indonesia–Tiongkok dalam Program Global Health Artificial Intelligence

Jakarta, 20 Oktober 2025—PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), bagian dari Lippo Group dan salah satu perusahaan teknologi terkemuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX: MLPT), pada Minggu (19/10) mengumumkan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Tsinghua University (Republik Rakyat Tiongkok), Universitas Pelita Harapan (UPH) (Republik Indonesia), dan MLPT untuk pembentukan program Global Health Artificial Intelligence.

Seremoni penandatanganan berlangsung di Lippo AI Tower, Jakarta, dan menjadi tonggak penting dalam kolaborasi Indonesia–Tiongkok di bidang kecerdasan buatan (AI) untuk layanan kesehatan, di bawah kepemimpinan dan manajemen program oleh MLPT.

MLPT Memimpin dan Mengkoordinasikan Program Bersama

Program Global Health Artificial Intelligence akan berada di bawah pengelolaan dan koordinasi MLPT, yang akan menyinergikan riset akademik, infrastruktur teknologi, serta implementasi praktis di kedua negara.

Program ini mempertemukan:

  • Tsinghua University–salah satu universitas terbaik di dunia, mewakili keunggulan Tiongkok dalam AI dan ilmu kehidupan
  • Universitas Pelita Harapan (UPH)–pelopor pendidikan AI dan ilmu data terapan di Indonesia
  • MLPT (Lippo Group)–penggerak teknologi Indonesia dalam layanan cloud, hybrid data center, keamanan siber, data analytics, dan solusi berbasis AI

Ketiga institusi ini akan berkolaborasi dalam riset bersama, transfer teknologi, dan pengembangan talenta untuk mempercepat pemanfaatan AI dalam meningkatkan layanan kesehatan, pencegahan penyakit, dan sistem kesehatan masyarakat di seluruh Asia.

Harianto Gunawan, Presiden Direktur Multipolar Technology, menyatakan, “MLPT merasa terhormat mengambil peran kepimpinan dalam kemitraan strategis ini. Program ini mempertemukan para pemikir terbaik dunia dari Tsinghua dan UPH, menggabungkan keunggulan akademik dengan penerapan industri. Misi kami adalah mengubah riset menjadi solusi AI nyata yang dapat menyelamatkan nyawa dan membentuk masa depan layanan kesehatan.”

Mendorong Riset, Teknologi, dan Talenta

Program Global Health Artificial Intelligence akan berfokus pada tujuh bidang utama kolaborasi:

  1. Riset dan Pengembangan Bersama–Analisis genomik berbasis AI, penemuan vaksin, optimalisasi manajemen rumah sakit, analitik prediktif, dan pengobatan presisi.
  2. Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas–Program bersama, lokakarya, dan kurikulum pascasarjana dalam AI untuk kesehatan.
  3. Pertukaran Personel–Pertukaran peneliti dan klinisi untuk mendorong inovasi lintas negara.
  4. Transfer Teknologi dan Komersialisasi–Pengembangan jalur adopsi industri dan produksi lokal.
  5. Ilmu Regulasi dan Harmonisasi–Pengembangan standar etika, keamanan, dan tata kelola AI dalam teknologi kesehatan.
  6. Inisiatif Laboratorium Bersama–Persiapan untuk Laboratorium Bersama Belt and Road dalam AI untuk Kesehatan Global.
  7. Kegiatan Kolaboratif Lainnya–Proyek-proyek yang disepakati bersama dalam AI untuk kesehatan dan ilmu kehidupan.

Berlandaskan pada Kemitraan Strategis Indonesia–Tiongkok

Kolaborasi ini dibangun di atas kerangka Belt and Road Initiative (BRI) dan Global Maritime Fulcrum (GMF) antara Pemerintah Indonesia dan Tiongkok, memperkuat kerja sama bilateral dalam sains, teknologi, dan pertukaran talenta.

Prof. Qiu Yong, Chairman Tsinghua University Council menyampaikan, “MoU ini mencerminkan visi bersama kami untuk memajukan AI sebagai kekuatan bagi kesetaraan kesehatan global. Tsinghua berkomitmen memperdalam kolaborasi dengan Indonesia melalui riset, inovasi, dan pendidikan dalam AI dan ilmu kesehatan.”

Dr. Stephanie Riady, B.A., M.Ed, Presiden Universitas Pelita Harapan (UPH) menekankan misi pendidikan UPH, “UPH bangga mewakili kontribusi akademik Indonesia dalam inisiatif transformatif ini. Tujuan kami adalah membina ilmuwan dan insinyur AI yang melayani kemanusiaan melalui inovasi dan keunggulan yang berlandaskan iman.”

Disaksikan Pemimpin Akademisi, Pemerintah, dan Industri

Penandatanganan ini disaksikan oleh:

  • Brian Yuliarto, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia
  • Mochtar Riady, Founder & Chairman Lippo Group
  • Wang Lutong, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia

###

Tentang PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)

PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT) adalah penyedia terkemuka infrastruktur TI, layanan cloud, hybrid data center, keamanan siber, data analytics, dan solusi berbasis AI di Indonesia. Sebagai bagian dari Lippo Group, MLPT bermitra dengan institusi global untuk mempercepat transformasi digital di sektor kesehatan, pendidikan, keuangan, dan properti di Indonesia.

Tentang Tsinghua University

Tsinghua University yang berbasis di Beijing, adalah salah satu institusi terkemuka dunia dalam bidang sains, teknik, dan teknologi. Melalui program riset globalnya, Tsinghua mendorong kolaborasi lintas disiplin untuk mengatasi tantangan paling mendesak abad ke-21.

Tentang Universitas Pelita Harapan (UPH)

Universitas Pelita Harapan (UPH), didirikan oleh Yayasan Pendidikan Pelita Harapan, adalah universitas Kristen terkemuka di Indonesia yang berkomitmen pada pendidikan holistik dan keunggulan riset. Fakultas Artificial Intelligence and Data Science-nya menjadi pelopor pendidikan AI dan riset terapan yang mengintegrasikan etika, teknologi, dan dampak sosial.