Multipolar Technology dorong perusahaan bangun infrastruktur digital lebih tangguh

JAKARTA (IndoTelko) – Gangguan layanan digital kini menjadi salah satu risiko terbesar bagi perusahaan karena dapat berdampak langsung terhadap operasional, pengalaman pelanggan, hingga potensi kehilangan pendapatan. Menjawab tantangan tersebut, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mendorong pemanfaatan teknologi AI-Powered Observability melalui kombinasi solusi Elastic Observability dan Dell ObjectScale.

Multipolar Technology menilai perusahaan membutuhkan sistem yang mampu memantau kondisi aplikasi, infrastruktur, jaringan, dan layanan cloud secara menyeluruh dalam satu platform. Dengan pendekatan berbasis kecerdasan buatan, perusahaan dapat mendeteksi gangguan lebih cepat, menemukan penyebab utama masalah, serta mengambil tindakan sebelum berdampak luas.

Dalam seminar bertajuk “Unlock Resilient Digital Operations with Elastic Observability & Dell Infrastructure” di Jakarta, Senior Vice President Multipolar Technology, Achmad Fakhrudin, mengatakan integrasi Elastic Observability dan Dell ObjectScale membantu perusahaan meningkatkan visibilitas terhadap operasional digital sekaligus menyediakan fondasi penyimpanan data yang aman dan fleksibel.

“Perusahaan dapat merespons insiden lebih cepat, menjaga ketersediaan layanan, dan mendukung pertumbuhan bisnis berbasis data,” ujar Achmad.

 

Menurut Multipolar Technology, biaya akibat downtime aplikasi dapat mencapai angka yang signifikan. Gangguan layanan dalam hitungan jam saja berpotensi menyebabkan kerugian besar, terutama pada sektor yang sangat bergantung pada layanan digital seperti perbankan, manufaktur, dan kesehatan.

Gabungkan Monitoring Digital dan Penyimpanan Data Skala Besar Elastic Observability berfungsi sebagai platform pemantauan terintegrasi yang menggabungkan berbagai sumber data, mulai dari log, metrik, jejak aplikasi (traces), hingga informasi infrastruktur dalam satu dashboard. Dengan dukungan machine learning, solusi ini mampu mengenali pola sistem, mendeteksi anomali, menghubungkan berbagai kejadian, hingga membantu tim teknologi menemukan akar permasalahan secara lebih cepat.

Division Head Server Multipolar Technology, Jeffry Tjiung Sendjaja, menjelaskan bahwa kemampuan tersebut semakin optimal ketika dipadukan dengan Dell ObjectScale sebagai solusi penyimpanan objek berkapasitas besar. “Elastic Observability memberikan gambaran kondisi aplikasi dan infrastruktur secara real-time, sementara Dell ObjectScale menyediakan penyimpanan yang aman, efisien, dan dapat berkembang mengikuti kebutuhan data perusahaan,” jelas Jeffry.

Melalui integrasi kedua solusi tersebut, data observabilitas dapat disimpan secara otomatis sehingga perusahaan mampu mempertahankan histori data lebih lama, melakukan analisis insiden secara mendalam, serta menjaga efisiensi biaya infrastruktur.

Kebutuhan Object Storage Semakin Meningkat

Multipolar Technology melihat kebutuhan terhadap penyimpanan objek modern terus meningkat seiring pertumbuhan data tidak terstruktur yang digunakan untuk analitik, observabilitas, dan penerapan AIOps.

Data IDC pada 2025 menunjukkan sebagian besar volume data global berasal dari kategori tidak terstruktur, sehingga perusahaan membutuhkan sistem penyimpanan yang memiliki kapasitas besar, fleksibel, dan mudah dikembangkan.

Dell ObjectScale menghadirkan sejumlah kemampuan seperti arsitektur scale-out, geo-replication, enkripsi data, erasure coding, serta dukungan multi-tenancy untuk membantu perusahaan mengelola data dalam skala besar secara lebih aman.

Achmad menambahkan, kombinasi Elastic Observability dan Dell ObjectScale dapat menjadi fondasi bagi perusahaan dalam membangun operasional digital yang lebih tangguh.

“Dengan visibilitas yang lebih baik dan infrastruktur data yang siap berkembang, perusahaan dapat menjaga performa layanan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat kepercayaan pelanggan,” pungkasnya. (mas)