Jakarta, Itech- Proses digitalisasi dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat, menunut segala sesuatu bergerak lebih cepat, termasuk jasa layanan pelanggan melalui layanan contact center. Mengantisipasi tren tuntuan terebut, Multipolar Technology menggelar seminar Contact Center Digital Transformation bertema “Are Robot Taking Over Contact Center ?” yang dihadiri berbagai pelaku usaha, temasuk perusahaan – perusahaan penyedia contact center yang tergabung dalam Indonesia Contact Center Association (ICCA).
Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI), memberi pengaruh bagaimana cara perusahaan dalam berinteraksi dengan pelanggannya. Teknologi berbasis “Chatbot” ini mampu menyajikan komunikasi yang lebih interaktif dan entertaining bagi penggunanya. Apakah kedepannya contact center agent akan digantikan dengan robot? Yang pasti, tuntutan untuk menghadirkan layanan contact center dengan pelanggan yang terhubung di seluruh saluran digital dewasa ini kian meningkat, yang memaksa perusahaan harus bisa menemukan dan bisa merancang kerangka kerja teknologi yang inovatif pada contact center.
Apalagi dengan makin pesatnya penggunaan teknologi digital di kalangan pelanggan dan masyarakat yang juga menuntut akses layanan pelanggan yang lebih smart berbasis teknologi digital ini. Layanan contat center di sebuah perusahaan, bukan sekadar digunakan untuk berinteraksi dengan para pelanggan, namun dengan smart call center bisa mendukung perusahaan untuk mencapai efisiensi sebuah bisnis, penjualan yang lebih besar, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Setidaknya ini salah satu benang merah dari “Seminar Contact Center Digital Transformation: Are Robot Taking Over Contact Center? yang diadakan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) dan Cisco, yang juga didukung oleh Asosisasi Contact Center Indonesia (ICCA). Seminar yang berlangsung (25/1), di Hotel Mulia Jakarta ini diikut perusahaan – perusahaan yang memiliki contact center yang juga tergabung dalam Indonesia Contact Center Association (ICCA).
Dalam kesempatan itu Multipolar Technology (MLPT) menghadirkan solusi POWER Contact Center. Solusi POWER Contact Center merupakan perpaduan Cisco Unified Contact Center Express (CCX) dengan layanan suara, video dan data dalam jaringan berbasis IP, dilengkapi dengan IVR (Interactive Voice Response), ACD (Automated Call Distribution), CTI (Computer Telephony Integration), Blended Preview Outbond, Agent Email, Web Chat, dan On Demand Recording yang terintegrasi dalam satu server.
Hadir dalam diskusi ini, antara lain Yohan Gunawan, Group Head Infrasructure PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), Chandra Herawan, Senior Manager Collaboration Cisco, Kenneth Chong, Regional Manager Customer Collaboration Bisnis Asia Region Cisco, serta Guntur Pramudhya, Contact Center Dept Head PT Asuransi Adira Dinamika, dan Andi Anugrah, Chairman dari Indonesia Contact Center Association (ICCA). Mereka juga ikut mendiskusikan keunggulan dari Cisco Power Contact Center di sela-sela seminar ini. (AC)


Tentunya kita harus melihat sebagai bagian dari perubahan kebutuhan pelanggan untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik, mudah dan terjangkau. Perkembangan teknologi robotic dianggap menjadi solusi yang mudah dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang membutuhkan pelayanan swalayan dan cepat. Namun harus dilihat secara seimbang, apakah pelanggan yang membutuhkan robot atau pelayanan manusia ? Atau apakah ini hanya sebuah cara bagi perusahaan untuk melakukan efisiensi ?
Ada kemungkinan juga kehadiran teknologi robotic adalah bagian dari upaya untuk menunjukkan citra modern, lebih unggul dalam penerapan teknologi atau berbagai pandangan lainnya. Bagaimanapun perkembangan teknologi telah menyedot banyak perhatian pelaku bisnis untuk menunjukkan keunggulan dari pesaing. Persaingan yang terjadi secara acak telah menganggu pola bisnis yang selama ini ada dan setiap perusahaan berupaya menjadikan kendaraan dalam mencapai keunggulan bisnis.
Begitu juga pelanggan telah merasakan berbagai kemudahan atas kehadiran teknologi digital. Kemudahan dalam mendapatkan pelayanan transportasi, akomodasi, konsumsi, pakaian bahkan sampai pada hal-hal yang pribadi. Pelanggan merasakan berbagai kemudahan atas kehadiran teknologi dengan biaya yang lebih terjangkau. Yang menyebabkan mereka merasakan bahwa pelayanan yang didapatkan lebih baik, mudah dan murah. Merekapun beralih menggunakan jasa yang ditawarkan dari perangkat selular yang mereka gunakan.

Bahasa Indonesia