Multipolar Technology Ungkap Solusi Terbaik bagi Perusahaan Manfaatkan Era Agentic AI

Dimension Market Research memproyeksi jika nilai pasar Agentic AI global bakal melesat dari US$7,4 miliar pada 2025 menjadi US$171,2 miliar pada 2034. Akan tetapi, untuk dapat menjalankan teknologi Agentic AI dengan optimal, Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), Jip Ivan Sutanto, mengatakan bahwa perusahaan mesti menggunakan solusi-solusi andal.

Dalam acara “Data & AI Forum 2025: Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” yang diselenggarakan oleh Multipolar Technology di Hotel Tentrem, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu-Jumat (6-8/8), Jip Ivan menyebutkan, setidaknya ada solusi yang memungkinkan perusahaan mengimplementasikan Agentic AI secara tepat, yakni Microsoft 365 Copilot.

Ia menjelaskan, Microsoft 365 Copilot merupakan asisten AI yang terintegrasi dengan aplikasi Microsoft 365 seperti Word, Excel, dan Teams. Solusi ini membantu meningkatkan produktivitas dengan memberikan saran dan bantuan secara real-time berdasarkan konteks pekerjaan. Copilot menggunakan teknologi Large Language Model (LLM) dari OpenAI yang terhubung dengan data pengguna sehingga rekomendasinya sangat relevan.

Sebagai contoh, Microsoft 365 Copilot membantu merangkum e-mail panjang, menyusun draft dokumen, atau menganalisis data Excel hanya dengan instruksi sederhana. Solusi ini juga mampu menganalisis tren data, merumuskan skenario, dan menyarankan aksi berdasarkan informasi yang sudah ada. “Dengan begitu, proses bisnis perusahaan dapat berjalan lebih cepat, lebih akurat, lebih produktif, dan lebih efisien,” ungkap Jip Ivan, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (22/8/2025).

Ada juga Red Hat OpenShift, yaitu solusi aplikasi berbasis kontainer yang berperan meningkatkan efisiensi operasional. Solusi ini memungkinkan perusahaan membangun, mengelola, dan menjalankan aplikasi bisnis secara konsisten di berbagai infrastruktur, baik on-premise, private cloud, public cloud, maupun hybrid cloud. Selain itu, solusi ini juga dapat diskalakan sesuai kebutuhan.

Yohan Gunawan, Director Hybrid Infrastructure Services Business Multipolar Technology, menambahkan, seiring semakin banyaknya perusahaan mengadopsi arsitektur cloud-native, Red Hat OpenShift hadir untuk memfasilitasi transisi ke arsitektur microservices sehingga inovasi aplikasi bisnis di era Agentic AI semakin lincah dan mulus sesuai tuntutan pasar tanpa mengabaikan dari sisi keamanan siber.

Sementara, Veeam Kasten K10 adalah solusi backup data khusus untuk aplikasi berbasis kubernetes (kontainer). Didukung Veeam Data Cloud, solusi ini memberikan perlindungan data yang komprehensif, aman, dan otomatis. “Solusi ini mampu melakukan backup dan restore data yang cepat, andal, dan konsisten, serta mendukung migrasi alur kerja AI dari lingkungan on-premise ke cloud atau sebaliknya,” katanya.

Veeam Kasten K10 memastikan kepatuhan terhadap UU PDP dengan menjamin keandalan (reliability) data melalui proses backup dan restore yang konsisten, aman, dan terdokumentasi dengan baik. Solusi ini cocok bagi perusahaan yang mengelola alur kerja AI dan data analytics-nya di kubernetes dengan tim DevOps yang menginginkan otomatisasi penuh terhadap data.

Bagi perusahaan, baik yang bergerak di bidang perbankan, asuransi, telekomunikasi, energi, maupun yang lainnya, mengintegrasikan ketiga solusi, antara lain Microsoft 365 Copilot, Red Hat OpenShift, dan Veeam Kasten K10, bisa menjadi jalan terbaik untuk membuat proses bisnis semakin lincah, produktif, inovatif, dan aman. “Hubungi Multipolar Technology untuk mengimplementasikannya,” pungkas Jip Ivan.

Hadapi Era Agentic AI, Multipolar Technology Sarankan Tiga Pilar Solusi untuk Otomatisasi Bisnis Total

Warta Ekonomi, Jakarta – Tidak dapat disangkal bahwa teknologi telah berkembang dengan sangat pesat. Setelah sebelumnya dihela oleh teknologi Robotic Process Automation (RPA), Artificial Intelligence (AI) tradisional, dan Generative AI (GenAI), kini proses bisnis digerakkan oleh kecanggihan Agentic AI. Berbeda dengan GenAI yang masih terbatas dalam membantu menghasilkan konten, Agentic AI bahkan mampu menjalankan tugas secara mandiri.

Dengan Agentic AI, perusahaan dapat mengotomasi alur kerja yang rumit, mengoptimalkan kampanye pemasaran, mengendalikan interaksi pelanggan, meningkatkan ketepatan dalam berbagai diagnosis, memaksimalkan efisiensi, mendorong pendapatan, mendeteksi ancaman siber, serta mengambil keputusan bisnis lebih cepat. Semuanya dilakukan tanpa perlu campur tangan manusia.

Maka, merujuk pada data Dimension Market Research, wajar jika nilai pasar Agentic AI global diyakini bakal melesat dari US$7,4 miliar pada 2025 menjadi US$171,2 miliar pada 2034. Akan tetapi, untuk dapat menjalankan teknologi Agentic AI dengan optimal, Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT) Jip Ivan Sutanto mengatakan, perusahaan mesti menggunakan solusi-solusi andal.

Dalam acara “Data & AI Forum 2025: Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” yang diselenggarakan oleh Multipolar Technology di Hotel Tentrem, Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu-Jumat (6-8/8), Jip Ivan menyebutkan, setidaknya ada  solusi yang memungkinkan perusahaan mengimplementasikan Agentic AI secara tepat, yakni Microsoft 365 Copilot.

Ia menjelaskan, Microsoft 365 Copilot merupakan asisten AI yang terintegrasi dengan aplikasi Microsoft 365 seperti Word, Excel, dan Teams. Solusi ini membantu meningkatkan produktivitas dengan memberikan saran dan bantuan secara real-time berdasarkan konteks pekerjaan. Copilot menggunakan teknologi Large Language Model (LLM) dari OpenAI yang terhubung dengan data pengguna sehingga rekomendasinya sangat relevan.

Sebagai contoh, Microsoft 365 Copilot membantu merangkum e-mail panjang, menyusun draft dokumen, atau menganalisis data Excel hanya dengan instruksi sederhana. Solusi ini juga mampu menganalisis tren data, merumuskan skenario, dan menyarankan aksi berdasarkan informasi yang sudah ada. “Dengan begitu, proses bisnis perusahaan dapat berjalan lebih cepat, lebih akurat, lebih produktif, dan lebih efisien,” ungkap Jip Ivan.

Ada juga Red Hat OpenShift, yaitu solusi aplikasi berbasis kontainer yang berperan  meningkatkan efisiensi operasional. Solusi ini memungkinkan perusahaan membangun, mengelola, dan menjalankan aplikasi bisnis secara konsisten di berbagai infrastruktur, baik on-premiseprivate cloudpublic cloud, maupun hybrid cloud. Selain itu, solusi ini juga dapat diskalakan sesuai kebutuhan.

Yohan Gunawan, Director Hybrid Infrastructure Services Business Multipolar Technology, menambahkan, seiring semakin banyaknya perusahaan mengadopsi arsitektur cloud-nativeRed Hat OpenShift hadir untuk memfasilitasi transisi ke arsitektur microservices, sehingga inovasi aplikasi bisnis di era Agentic AI semakin lincah dan mulus sesuai tuntutan pasar tanpa mengabaikan dari sisi keamanan siber.

Sementara Veeam Kasten K10 adalah solusi backup data khusus untuk aplikasi berbasis kubernetes (kontainer). Didukung Veeam Data Cloud, solusi ini memberikan perlindungan data yang komprehensif, aman, dan otomatis. “Solusi ini mampu melakukan backup dan restore data yang cepat, andal, dan konsisten, serta mendukung migrasi alur kerja AI dari lingkungan on-premise ke cloud atau sebaliknya,” katanya.

Veeam Kasten K10 memastikan kepatuhan terhadap UU PDP dengan menjamin keandalan (reliability) data melalui proses backup dan restore yang konsisten, aman, dan terdokumentasi dengan baik. Solusi ini cocok bagi perusahaan yang mengelola alur kerja AI dan data analytics-nya di kubernetes dengan tim DevOps yang menginginkan otomatisasi penuh terhadap data.

Nah, bagi perusahaan, baik yang bergerak di bidang perbankan, asuransi, telekomunikasi, energi, maupun yang lainnya, mengintegrasikan ketiga solusi, antara lain Microsoft 365 Copilot, Red Hat OpenShift, dan Veeam Kasten K10, bisa menjadi jalan terbaik untuk membuat proses bisnis semakin lincah, produktif, inovatif, dan aman. “Hubungi Multipolar Technology untuk mengimplementasikannya,” pungkas Jip Ivan.

Emiten Grup Lippo Multipolar Technology (MLPT) Ungkap Tren Agentic AI bagi Korporasi

Bisnis.com, JAKARTA – PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) memperkirakan pemanfaatan akal imitasi agentif (agentic AI/agen AI) dalam rangka otomatisasi eksekusi berbagai pekerjaan digital, bakal menjadi tren di kalangan korporasi.  Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) Jip Ivan Sutanto meramalkan berbagai perusahaan akan melirik solusi-solusi andal agen AI dalam waktu dekat. Mulai dari sektor keuangan, telekomunikasi, sampai energi, memerlukan otomatisasi demi menjadi semakin efisien. Pasalnya, agen AI telah jauh melampaui generatif AI (GenAI) yang berfokus untuk membantu menghasilkan suatu konten berdasarkan instruksi prompt.

“Setelah sebelumnya industri digerakkan oleh teknologi Robotic Process Automation, kemudian menuju Traditional AI dan GenAI, kini proses bisnis didorong oleh kecanggihan Agentic AI. Lewat agen AI, perusahaan dapat melakukan otomatisasi alur kerja yang kompleks,” jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (22/8/2025).

Contohnya, optimasi kampanye pemasaran, mengelola interaksi pelanggan, meningkatkan akurasi dalam berbagai diagnostik, memaksimalkan efisiensi, mendongkrak pendapatan, mendeteksi ancaman siber, dan mengambil keputusan bisnis lebih cepat. Semua itu dilakukan tanpa campur tangan manusia lagi.

Oleh karena itu, wajar jika nilai pasar agen AI global diyakini bakal melesat dari US$7,4 miliar pada 2025 menjadi US$171,2 miliar pada 2034, merujuk data Dimension Market Research.

Jip Ivan mencontohkan salah satu solusi yang paling simpel dalam mengimplementasikan agen AI secara tepat dalam alur kerja, misalnya dengan memanfaatkan Microsoft 365 Copilot, asisten AI yang terintegrasi dengan aplikasi Microsoft 365 seperti Word, Excel, dan Teams.

Copilot menggunakan teknologi Large Language Model (LLM) dari OpenAI yang terhubung dengan data pengguna, sehingga rekomendasinya bisa sangat relevan.

Sebagai contoh, Microsoft 365 Copilot membantu merangkum e-mail panjang, menyusun draf dokumen, atau menganalisis data Excel hanya dengan instruksi sederhana. Solusi ini juga mampu menganalisis tren data, merumuskan skenario, dan menyarankan aksi berdasarkan informasi yang sudah ada.

Segala kemudahan ini membantu meningkatkan produktivitas dengan memberikan saran dan bantuan secara real-time berdasarkan konteks pekerjaan.

“Dengan begitu, proses bisnis perusahaan dapat berjalan lebih cepat, lebih akurat, lebih produktif, dan lebih efisien,” ungkapnya.

Ada juga Red Hat OpenShift, yaitu solusi aplikasi berbasis kontainer yang berperan meningkatkan efisiensi operasional. Solusi ini memungkinkan perusahaan membangun, mengelola, dan menjalankan aplikasi bisnis secara konsisten di berbagai infrastruktur, baik on-premise, private cloud, public cloud, maupun hybrid cloud. Selain itu, solusi ini juga dapat diskalakan sesuai kebutuhan.

Director Hybrid Infrastructure Services Business Multipolar Technology Yohan Gunawan menjelaskan seiring semakin banyaknya perusahaan mengadopsi arsitektur cloud-native, Red Hat OpenShift hadir untuk memfasilitasi transisi ke arsitektur microservices. Tujuannya, agar inovasi aplikasi bisnis di era agen AI semakin lincah dan mulus sesuai tuntutan pasar, tanpa mengabaikan dari sisi keamanan siber.

Terakhir, Veeam Kasten K10 menjadi solusi backup data khusus untuk aplikasi berbasis kubernetes (kontainer). Didukung Veeam Data Cloud, solusi ini memberikan perlindungan data yang komprehensif, aman, dan otomatis.

“Solusi ini mampu melakukan backup dan restore data yang cepat, andal, dan konsisten, serta mendukung migrasi alur kerja AI dari lingkungan on-premise ke cloud atau sebaliknya,” katanya.

Veeam Kasten K10 memastikan kepatuhan terhadap UU PDP dengan menjamin keandalan (reliability) data melalui proses backup dan restore yang konsisten, aman, dan terdokumentasi dengan baik. Solusi ini cocok bagi perusahaan yang mengelola alur kerja AI dan data analytics-nya di kubernetes dengan tim DevOps yang menginginkan otomatisasi penuh terhadap data.

“Integrasi ketiga solusi, antara lain Microsoft 365 Copilot, Red Hat OpenShift, dan Veeam Kasten K10, bisa menjadi jalan terbaik untuk membuat proses bisnis semakin lincah, produktif, inovatif, dan aman,” tutupnya.

Agentic AI Kian Populer, 3 Solusi Ini Bisa Dongkrak Efisiensi dan Keamanan Bisnis

Jakarta – Teknologi Agentic AI makin diminati karena mampu membantu perusahaan dalam mengotomatiskan proses kerja dan meningkatkan produktivitas. Agentic AI dapat mengeksekusi berbagai pekerjaan secara otonom.

Dengan Agentic AI, perusahaan dapat mengotomatisasi alur kerja yang kompleks, mengoptimalkan kampanye pemasaran, mengelola interaksi pelanggan, meningkatkan akurasi diagnostik, memaksimalkan efisiensi, mendongkrak pendapatan, mendeteksi ancaman siber, hingga mempercepat pengambilan keputusan bisnis.

Menurut Director Enterprise Application Services Business PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), Jip Ivan Sutanto, agar penerapannya optimal, adopsi Agentic AI harus didukung oleh solusi yang andal.

Dalam gelaran “Data & AI Forum 2025: Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” yang digelar MLPT di Semarang beberapa waktu lalu, Ivan mengungkapkan bahwa salah satu solusi yang dapat membantu perusahaan mengimplementasikan Agentic AI adalah Microsoft 365 Copilot.

Microsoft 365 Copilot merupakan asisten AI yang terintegrasi dengan aplikasi Microsoft 365, seperti Word, Excel, dan Teams. Solusi ini mendorong produktivitas dengan memberikan saran dan bantuan real-time sesuai konteks pekerjaan.

Teknologi itu didukung oleh Large Language Model (LLM) dari OpenAI yang terhubung dengan data pengguna. Sehingga, Microsoft 365 Copilot dapat menganalisis tren data, merumuskan skenario, dan menyarankan aksi bisnis berbasis informasi yang sudah tersedia.

“Dengan begitu, proses bisnis perusahaan dapat berjalan lebih cepat, lebih akurat, lebih produktif, dan lebih efisien,” kata Ivan dalam keterangan resmi, Jumat, 22 Agustus 2025.

Selain itu, ada Red Hat OpenShift, aplikasi berbasis kontainer yang meningkatkan efisiensi operasional. Solusi ini memungkinkan perusahaan membangun, mengelola, dan menjalankan aplikasi bisnis secara konsisten di berbagai infrastruktur, baik on-premiseprivate cloudpublic cloud, maupun hybrid cloud.

Director Hybrid Infrastructure Services Business Multipolar Technology, Yohan Gunawan menimpali, seiring meningkatnya adopsi arsitektur cloud-native, Red Hat OpenShift hadir untuk memfasilitasi transisi ke microservices.

Hal itu membuat inovasi aplikasi bisnis di era Agentic AI lebih lincah dan mulus, tanpa mengabaikan aspek keamanan siber.

Solusi ketiga adalah Veeam Kasten K10, yang berfungsi sebagai sistem backup data khusus untuk aplikasi berbasis Kubernetes.

Didukung oleh Veeam Data Cloud, solusi ini diklaim mampu memberikan perlindungan data yang aman dan otomatis, serta sudah memenuhi kepatuhan terhadap UU PDP. (*) Ari Astriawan

Multipolar Technology Angkat Isu Agentic AI dalam Data & AI Forum 2025

Berbeda dengan generative AI yang umumnya menghasilkan rekomendasi, Agentic AI mampu mengeksekusi dan mengambil keputusan secara otomatis sesuai tujuan yang ditetapkan, tanpa campur tangan manusia.

Fenomena tersebut menjadi latar belakang penyelenggaraan Data & AI Forum 2025 oleh PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL). Forum ini berlangsung pada 6–8 Agustus 2025 di Hotel Tentrem, Semarang, dengan mengusung tema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage”.

Forum tersebut menghadirkan pemimpin lintas industri, termasuk pejabat yang berperan strategis dalam transformasi digital. Dalam sambutannya, Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyampaikan bahwa keberhasilan transformasi bisnis ditentukan oleh strategi yang tepat.

Menurutnya, ada tiga aspek utama dalam menjalankan transformasi bisnis di era Agentic AI, yaitu data, platform, dan keamanan. “Data yang jumlahnya sangat besar (big data) dan terus bertambah harus dikelola menggunakan platform yang tepat serta dilindungi dari ancaman siber,” ujarnya dalam opening speech forum tersebut.

Solusi VisionAnalytics dan Penggunaan Agentic AI

Senior Vice President Multipolar Technology, Achmad Fakhrudin, menambahkan bahwa salah satu solusi yang dapat mendukung transformasi bisnis adalah VisionAnalytics. Solusi ini dikembangkan dengan dukungan teknologi Agentic AI, sehingga mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data sesuai kebutuhan perusahaan.

VisionAnalytics memiliki beragam use case, antara lain internal document chatbot berbasis Retrieval-Augmented Generation (RAG), business intelligence assistant, customer support experience, document summarization, dan Customer 360.

Pada fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Dengan dukungan Agentic AI, sistem dapat memberikan rekomendasi produk secara hiper-personal, membantu tim pemasaran membuat konten sesuai preferensi konsumen, sekaligus mengotomatiskan distribusi konten melalui kanal pilihan, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, data tidak hanya dikelola, melainkan juga diubah menjadi aset strategis untuk inovasi dan efisiensi,” ujar Achmad.

Integrasi dengan Cloudera Data Platform

VisionAnalytics dirancang fleksibel karena dapat dijalankan di berbagai infrastruktur, baik on-premise, private cloud, maupun public cloud. Solusi ini dikembangkan di atas Cloudera Data Platform, yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data.

Di tengah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai industri, paradigma baru mulai muncul dengan hadirnya Agentic AI. Di tengah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai industri, paradigma baru mulai muncul dengan hadirnya Agentic AI.

Di tengah percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di berbagai industri, paradigma baru mulai muncul dengan hadirnya Agentic AI.

Fitur yang tersedia mencakup data ingestion di edge, pemrosesan streaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment serta monitoring model AI/ML. Cloudera Data Platform juga dilengkapi Cloudera AI dengan AI (Agentic) Studio untuk mempermudah pembangunan aplikasi Agentic AI.

Achmad menyebutkan bahwa platform ini dirancang guna meningkatkan produktivitas lintas fungsi, menekan biaya operasional, dan menjaga keamanan data di seluruh proses.

Peran Securiti.ai dalam Keamanan Data

Selain itu, Securiti.ai menjadi lapisan tambahan yang berfungsi menjaga keamanan data. Dengan visibilitas penuh atas data yang dikelola perusahaan, solusi ini membantu agar data tidak hanya terpetakan, tetapi juga terlindungi sesuai regulasi.

Securiti.ai memiliki modul Data Privacy Management yang memastikan penggunaan data dan AI berlangsung aman secara otomatis. Sementara itu, modul Data Security Posture Management mendukung identifikasi, klasifikasi, dan pengamanan data agar tetap sesuai regulasi dan tidak disalahgunakan.

Yugi Edison menutup pernyataannya dengan menyebutkan bahwa kombinasi antara VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai dapat mendukung transformasi bisnis berbasis Agentic AI, dengan tetap mengacu pada tiga aspek utama: data, platform, dan keamanan.

Multipolar Technology Gelar “Data & AI Forum 2025” di Semarang

Semarang, TechnoBusiness ID ● Di tengah upaya percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berbagai sektor industri yang begitu masif, muncul gelombang baru yang menggeser paradigma dari sekadar insight ke action. Alih-alih hanya memberikan rekomendasi seperti yang ditawarkan GenAI, gelombang baru yang dinamakan Agentic AI itu bahkan mampu mengeksekusi dan mengambil keputusan sesuai tujuan secara otomatis tanpa campur tangan manusia.

Kemunculan Agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial. Atas dasar itu, PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) yang bergerak di bidang integrasi sistem bisnis berbagai perusahaan di Tanah Air, menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Yugi Edison, Director Account Management Multipolar Technology, sedang memberikan welcome speech.

Dalam forum yang dihadiri oleh pemimpin lintas industri, termasuk mereka yang memegang peran strategis dalam transformasi digital dan pengembangan bisnis itu, Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat. Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya saat memberikan opening speech acara tersebut.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics. Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG)business intelligence assistant, customer  support experiencedocument summarization, dan Customer 360.

Achmad Fakhrudin, SVP Multipolar Technology (kiri), didampingi direksi Multipolar Technology, sedang melakukan tanya-jawab dengan peserta forum.

Dengan fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal, membantu tim marketing dalam membuat marketing content yang sesuai preferensi konsumen serta dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya. VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premiseprivate cloud, maupun public cloud. Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edgestreaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI. Cloudera AI dilengkapi dengan AI (Agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi Agentic AI dengan lebih mudah. Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk  meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola. Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan. “Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya.●

Dorong Transformasi Bisnis di Era Agentic AI dengan Tiga Solusi Ini

JawaPos.com – Di tengah upaya percepatan adopsi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) berbagai sektor industri yang begitu masif, muncul gelombang baru yang menggeser paradigma dari sekadar insight ke action. Kemunculan Agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial.

Atas dasar itu, PT Multipolar Technology Tbk, anak perusahaan PT Multipolar Tbk menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh pemimpin lintas industri, termasuk mereka yang memegang peran strategis dalam transformasi digital dan pengembangan bisnis itu, Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat. Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya saat memberikan opening speech acara tersebut.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics. Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG), business intelligence assistant, customer support experience, document summarization, dan Customer 360.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premise, private cloud, maupun public cloud. Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edge, streaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola. Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan. “Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya

Multipolar Technology Ungkap Kunci Sukses Transformasi Bisnis di era Agentic AI

TEKNOBUZZ – Kemunculan Agentic AI yang dianggap mampu membuat proses transformasi bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial menggugah PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh pemimpin lintas industri, termasuk mereka yang memegang peran strategis dalam transformasi digital dan pengembangan bisnis itu, Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat. Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya saat memberikan opening speech acara tersebut.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics. Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG), business intelligence assistant, customer support experience, document summarization, dan Customer 360.

Dengan fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal, membantu tim marketing dalam membuat marketing content yang sesuai preferensi konsumen serta dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya. VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premise, private cloud, maupun public cloud. Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edge, streaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI. Cloudera AI dilengkapi dengan AI (Agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi Agentic AI dengan lebih mudah. Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola. Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan. “Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya.

Multipolar Technology jelaskan kunci sukses transformasi bisnis di Era Agentic AI

Jakarta (ANTARA) – PT Multipolar Technology Tbk (IDX: MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk (IDX: MLPL) menjelaskan kunci sukses transformasi bisnis di Era Agentic AI.

Dengan menggelar Data & AI Forum 2025 bertema “Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage” di Hotel Tentrem, Semarang, pada Rabu-Jumat (6-8/8).

Dalam forum yang dihadiri oleh pemimpin lintas industri, termasuk mereka yang memegang peran strategis dalam transformasi digital dan pengembangan bisnis itu,

Director Account Management Multipolar Technology Yugi Edison dalam keterangannya, Jumat menyatakan bahwa keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat.

Ia menekankan bahwa di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era Agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan. Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber,” katanya saat memberikan opening speech acara tersebut.

Senior Vice President Multipolar Technology Achmad Fakhrudin lantas memberi contoh salah satu solusi yang dirancang mampu menyimpan, menganalisis, memproses, dan memvisualisasikan data yang dibutuhkan dalam upaya transformasi bisnis perusahaan adalah VisionAnalytics.

Dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG)business intelligence assistant, customer  support experiencedocument summarization, dan Customer 360.

Dengan fitur Customer 360, misalnya, perusahaan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas konsumen. Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal, membantu tim marketing dalam membuat marketing content yang sesuai preferensi konsumen serta dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” ujarnya.

VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premiseprivate cloud, maupun public cloud.

Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform, platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edgestreaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring model AI/ML, sekaligus.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI. Cloudera AI dilengkapi dengan AI (Agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi Agentic AI dengan lebih mudah.

Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk  meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Berbicara mengenai keamanan data, VisionAnalytics dan Cloudera Data Platform akan memberikan nilai maksimal ketika perusahaan memiliki visibilitas penuh atas data yang mereka kelola.

Sementara Securiti.ai hadir sebagai lapisan tambahan yang memastikan data tersebut tidak hanya terlihat dan terpetakan secara menyeluruh, tetapi juga terlindungi dari ancaman siber serta selaras dengan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi. Securiti.ai mampu melakukan hal tersebut dengan modul Data Privacy Management dan Data Security Posture Management.

Modul Data Privacy Management pada Securiti.ai memastikan keamanan penggunaan data dan AI secara otomatis, sedangkan modul Data Security Posture Management-nya membantu perusahaan mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan mengamankan data secara cermat, serta memastikan data yang digunakan oleh sistem AI tetap aman, sesuai regulasi, serta tidak disalahgunakan, sehingga mendukung inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Jadi, kata Yugi, kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan.

“Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” pungkasnya.

Multipolar Technology (MLPT) Menjabarkan 3 Kunci Transformasi di Era Agentic AI

Kemunculan agentic AI membuat proses bisnis perusahaan jauh lebih cepat, produktif, otonom, dan menguntungkan secara finansial. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), anak perusahaan PT Multipolar Tbk, menggelar forum Data & AI Forum 2025 bertema Unlock Unprecedented Business Transformation with Agentic AI Advantage di Hotel Tentrem, Semarang, JAwa Tengah.

Yugi Edison Director Account Management Multipolar Technology menuturkan keberhasilan transformasi bisnis perusahaan sangat bergantung pada strategi yang tepat. Di era data dan AI, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih cerdas dan terukur untuk tetap relevan dan kompetitif.

“Ada tiga kunci yang harus diperhatikan dalam melakukan transformasi bisnis di era agentic AI, antara lain data, platform, dan keamanan,” kata Yugi dalam siaran pers yang diterima SWA.co.id, Jumat (15/8/2025).

Artinya, data yang jumlahnya sangat banyak (big data) dan terus bertambah dari waktu ke waktu harus dikelola menggunakan platform atau solusi yang baik serta aman dari ancaman penjahat siber.

Achmad Fakhrudin, Senior Vice President Multipolar Technology mencontohkan VisionAnalytics, dibekali teknologi Agentic AI, VisionAnalytics dapat digunakan untuk beragam use case, seperti dokumen internalchatbot (RAG)business intelligence assistant, customer support experiencedocument summarization, dan Customer 360.

Berkat kecanggihan Agentic AI yang menyokongnya, fitur tersebut lantas merekomendasikan produk-produk yang sesuai dengan karakteristik konsumen secara hiper-personal, membantu tim marketing dalam membuat marketing contentyang sesuai preferensi konsumen serta dapat mengotomisasi proses pengiriman konten tersebut via channel preferensi konsumen, seperti SMS, e-mail, atau WhatsApp.

“Dengan VisionAnalytics, perusahaan bukan hanya mengelola data, melainkan mengubahnya menjadi aset strategis untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan pertumbuhan berkelanjutan,” katanya.

VisionAnalytics memiliki fleksibilitas tinggi karena dapat berjalan mulus di berbagai infrastruktur penyimpanan, baik on-premiseprivate cloud, maupun public cloud.

Solusi tersebut dikembangkan oleh Multipolar Technology di atas Cloudera Data Platform yang memungkinkan perusahaan mengelola seluruh siklus data, mulai dari data ingestion di edgestreaming real-time, penyimpanan dan analisis di lakehouse, hingga deployment dan monitoring modelAI/ML.

Salah satu fitur unggulan Cloudera Data Platform adalah Cloudera AI yang dilengkapi dengan AI (agentic) Studio, sehingga membantu perusahaan membangun aplikasi agentic AI dengan lebih mudah.

Achmad mengatakan, platform tersebut dirancang untuk meningkatkan produktivitas lintas fungsi, mengurangi biaya operasional, serta menjaga keamanan data pada seluruh proses yang ada.

Kolaborasi antara solusi VisionAnalytics, Cloudera Data Platform, dan Securiti.ai mampu memastikan transformasi bisnis perusahaan di era Agentic AI berjalan sukses sesuai tiga kunci tadi: data, platform, dan keamanan.

“Jika perusahaan-perusahaan di Indonesia, apa pun sektor industrinya dan di mana pun beroperasinya, ingin mengaplikasikan solusi-solusi tersebut, tim ahli dari Multipolar Technology siap membantu,” tutup Yugi. Harga saham MLPT pada penutupan perdagangan hari ini menjadi Rp70.500, naik sebesar (*)