NEWS

19 May 2014, Bank Maluku Dukung HAKI, Gunakan Lisensi Legal dari Microsoft

JAKARTA, 19 Mei 2014 – Bank Maluku, salah satu dari 26 bank pembangunan daerah di Indonesia, telah memperlengkapi perangkat komputernya dengan lisensi legal dari Microsoft. Pengimplementasian lisensi ini dipercayakan kepada PT Visionet Internasional (VisioNet), anak usaha dari PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) yang memiliki fokus layanan di bidang Business Process Managed Services.

Bank Maluku menyadari pentingnya menggunakan perangkat lunak yang berlisensi legal. Idris Rolobessy, Direktur Umum Bank Maluku menjelaskan, “Kami ingin jaminan kenyamanan dan ketenangan dalam menjalankan kegiatan operasional kami. Untuk itu kami memutuskan menggunakan lisensi yang legal dan sah dengan lisensi Microsoft asli, agar bisa mendapatkan dukungan dan layanan terbaik untuk produk yang kami gunakan.”

Dalam memenuhi standar lisensi legal perusahaannya, Bank Maluku menggunakan skema lisensi Enterprise Agreement (EA). Beragam manfaat  diperoleh Bank Maluku dengan skema lisensi EA ini, seperti:

  • Mendukung teknologi yang dibutuhkan perangkat keras, perangkat lunak, jasa dan layanan helpdesk yang keseluruhan aspek-aspek tersebut terangkum dalam tata kelola TI, dimana lisensi ini dapat di-upgrade ke versi terbaru tanpa harus mengeluarkan biaya lagi dengan Software Assurance.
  • Meningkatkan kenyamanan dan keamanan dalam berbisnis dengan mengetahui dan yakin bahwa piranti lunak yang dimiliki beserta lisensinya adalah legal, sehingga produktivitas karyawan dapat meningkat.
  • Mendapatkan dukungan penuh dari Microsoft untuk perencanaan dan penggunaan solusi Microsoft di Bank Maluku. Antara lain kemudahan dalam manajemen pembelian, penggunaan dan pemeliharaan lisensi seluruh produk Microsoft yang berujung pada penghematan belanja TI karena perusahaan bisa merencanakan dengan pasti aplikasi yang dibutuhkan saat ini dan di masa mendatang.
  • Mendapatkan dukungan dan layanan terbaik dari mitra bisnis Microsoft di Indonesia untuk pemanfaatan solusi Microsoft di Bank Maluku.
  • Mendapatkan dukungan dan layanan terbaik dari Microsoft sebagai principal apabila terjadi keadaan darurat, yang dapat dieskalasi hingga ke tim dukungan teknis di Shanghai.

Dalam mendukung kegiatan operasional perusahaan, terdapat beberapa produk piranti lunak yang memiliki HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual) sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta. Sehingga untuk dapat menggunakan produk piranti lunak ini dibutuhkan “Hak Pakai” atau Lisensi” dari pemilik property right atas produk tersebut. “Dengan memanfaatkan lisensi yang legal dengan skema yang tepat, maka Bank Maluku dapat lebih siap bersaing di bisnis utamanya”, ujar Liely Kartika Sari, Direktur Sales dan Marketing VisioNet.

Saat ini VisioNet terus mengembangkan layanannya seiring meningkatnya kebutuhan untuk semakin fokus pada bisnis inti dan mendelegasikan pengelolaan operasional TI kepada ahlinya. VisioNet yang didukung oleh lebih dari 1400 personil dengan 200 contact center agents tengah bertransformasi menjadi penyedia layanan Business Process Managed Services dengan layanan Field Operation Managed Services dan Technology Operation Services. Cakupan layanan VisioNet terus diperluas ke berbagai wilayah Indonesia, dimana saat ini telah memiliki point of presence di 112 kota dari Aceh hingga Jayapura.

Tentang PT Visionet Internasional

PT Visionet Internasional (VisioNet) adalah anak usaha dari PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), yang merupakan perusahaan penyedia layanan Total IT Outsourcing pertama dan terkemuka di Indonesia sejak 2009 dengan jaringan layanan berskala nasional, dan saat ini tengah bertransformasi menjadi penyedia Business Process Managed Outsourcing. VisioNet didukung oleh lebih dari 100 service point yang tersebar di lebih dari 112 kota di Indonesia, dengan lebih dari 1400 personil. Sebagai bukti mutu layanannya, VisioNet telah dilengkapi dengan sertifikasi ISO 9001:2008 untuk Electronic Draft Capture (EDC), Dekstop Server Network (DSN), dan Information Technology (IT) Operation & Maintenance Services; ISO 27001:2005 yang mencakup pembangunan, implementasi, eksekusi, pengawasan, pengkajian, pengelolaan dan peningkatan Information Security Management System (ISMS) for Data Center; dan PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) untuk jaminan keamanan data pemegang kartu pembayaran yang mengacu pada standar internasional. VisioNet saat ini tengah bertransformasi menjadi penyedia Business Process Managed Services dengan fokus layanan di bidang Field Operation Managed Services dan Technology Operation Services. Informasi lebih detil dapat dilihat di www.visionet.co.id.

###

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

Nama                : Budi Gunawan
Jabatan            : Head of Sales Department
PT VISIONET INTERNASIONAL (VisioNet)
Boulevard Gajah Mada No. 2120, Lippo Cyber Park, Lippo Village, Tangerang 15811
Telp: (021) 55 777 678; Faks: (021) 55 777 677; Email: budi.gunawan@visionet.co.id