NEWS

26 September 2012, Tawarkan Cloud SaaS, Multipolar Gandeng Ramco dan Qumu

Selasa, 25 September 2012 | 21:24

Pasar cloud dengan model SaaS di Asia Pasifik mencapai US$934 juta, atau meningkat 27% dibandingkan tahun lalu

PT Multipolar Technology, anak perusahaan dari PT Multipolar Tbk (MLPL) dan penyedia layanan IT System Integrator, mengumumkan kemitraan strategisnya dengan Ramco Systems dan Qumu untuk menyediakan bisnis cloud (komputasi awan) di Indonesia, dengan model "software as a service" (SaaS) atau layanan penyewaan peranti lunak.

Berdasarkan perkiraaan lembaga riset Garner, tahun ini pasar cloud dengan model SaaS di Asia Pasifik mencapai US$934 juta, atau meningkat 27% dibandingkan tahun lalu yang nilainya US$730,9 juta. Ada tiga sektor unggulan yang jadi fokus Multipolar untuk layanan cloud dengan model SaaS ini, yaitu keuangan, telekomunikasi, dan manufaktur.

"Ramco dan Qumu adalah nama-nama yang sudah dikenal di pasar global. Kemitraan ini merupakan langkah awal untuk memasuki pasar solusi berbasis cloud yang tengah berkembang di Indonesia," kata Presiden Direktur PT Multipolar Technology, Harijono Suwarno, di Jakarta, Selasa (25/9).

Ramco Systems adalah perusahaan peranti lunak yang fokus pada platform Cloud Enterprises, seperti Enterprise Resource Planning (ERP), Human Capital Management (HCM), dan Enterprise Asset Management (EAM). Sedangkan Qumu merupakan perusahaan penyedia solusi lengkap Enterprise Webcasting dan Video Management.

Ramco ERP on Cloud membantu pelanggan mengotomatisasi dan mengintegrasikan seluruh fungsi dan proses bisnisnya, tanpa perlu melakukan investasi pada piranti keras, lisensi, pelatihan atau staf TI tambahan.
Solusi ini memiliki kemampuan yang sangat lengkap, mulai dari Process & Discrete Production, Cost Planning & Control, Human Capital Management, Supply Chain Management, Customer Relationship Management, Financial Management, Maintenance Management, Service Management, hingga Asset Management.

MIS Reports juga tersedia di model SaaS ini, dilengkapi dengan built in analytics yang dapat diakses secara real time melalui tablet dan smartphone, sehingga memungkinkan karyawan bekerja dari mana saja.

Menurut Director PreSales PT Multipolar Technology , Jip Ivan, perusahaan-perusahaan di Indonesia terus berupaya meningkatkan kinerja seluruh lini bisnisnya dengan dukungan teknologi. Namun investasi TI, lanjut dia, seringkali menjadi kendala sehingga diperlukan pendekatan baru, salah satunya melalui layanan cloud computing dengan model SaaS.

"Melalui adopsi cloud dengan model SaaS, perusahaan akan mampu meningkatkan daya saingnya," ujarnya.

CEO Ramco Systems, Virender Anggarwal mengatakan, setelah sukses membuktikan cloud dengan model SaaS  di India, kini perusahaannya siap untuk menawarkan solusi cloud ini ke pasar global. Dia menilai, Indonesia adalah pasar yang sudah siap dan mempunyai potensi yang besar di kawasan Asia Pasific.

"Multipolar adalah pemain yang sudah sangat dikenal di pasar Indonesia. Karena itu, kami yakin kemitraan ini merupakan momentum yang tepat untuk mengembangkan pasar di Indonesia," kata Virender.

Sementara, Asia Pacific Vice President Qumu, Mark Weaser mengatakan, pertumbuhan solusi berbasis mobile dan cloud menyediakan kesempatan yang besar bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan komunikasi korporasi mereka dengan solusi yang aman dan hemat biaya.
Dijelaskan, solusi Enterprise Webcasting dan Video Management dari Qumu dapat merekam gambar, mengelola dan mendistribusikan konten secara langsung atau sesuai kebutuhan, dengan tingkat keandalan dan keamanan yang tinggi. Solusi ini dapat dimanfaatkan untuk pelatihan-pelatihan secara virtual, sehingga menghemat biaya perjalanan, serta mudah diakses melalui PC, laptop, layar digital, smartphone dan tablet.

"Solusi ini tepat untuk para eksekutif dan tim manajemen yang memerlukan cara untuk mendistribusikan informasi dengan tingkat keamanan tertinggi. Informasi hanya bisa diakses oleh pengguna yang berhak, sehingga keamanan dan kerahasiaannya terjamin," katanya.