NEWS

08 July 2013, Multipolar Cemas Lihat Perkembangan TI di Indonesia

JAKARTA - PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebagai perusahaan System Integrator menilai perkembangan Tekonogi Informasi (TI) di Indonesia sedang tidak menggembirakan. Hal ini, disebabkan adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tinggi Inflasi.

"Kalau melihat ekonomi nasional kurang menggembirakan khususnya TI, walaupun prediksi TI bulan lalu dengan belanja TI tetap tumbuh, karena ada penurunan USD14,5 miliar," kata Presiden Direktur Multipolar Technology Harijono Suwarno saat pembukaan penawaran di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/7/2013).

Harijono mengatakan, meskipun ada penurunan belanja TI, namun potensi perkembangan TI di Indonesia masih sangat besar. “Penurunan yang dikoreksi dikarenakan kenaikan BBM dan laju inflasi yang naik," jelasnya.

Oleh karena itu, Multipolar melakukan penawaran umum pemegang saham dinilai langkah tepat.

Menurut dia, hal yang perlu dilakukan untuk mendongkrak kinerja perusahaana dalah dengan terus berinovasi dan memperkuat portofolio. Ini guna menangkap peluang baru dengan menyediakan end to end solution terkini. Termasuk layanan total TI Outsourcing berskala nasional dan solusi pembayaran berbasis mobile melalui anak usahanya, PT Visionet Internasional (VisioNet).

Perseroan melihat potensi pasar data center yang menjanjikan, persero juga merencanakan pembangunan data Center Tier II dan Tier III seluas 12 ribu meter persegi di Cikarang.

Sumber: www.economy.okezone.com