NEWS

28 October 2016, GTN Data Center Targetkan Penjualan 100 Rak Hingga Akhir Tahun

PT Graha Teknologi Nusantara (GTN) melalui anak usaha PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) milik Grup Lippo menggandeng perusahaan Jepang telah membangun data center di Lippo Cikarang dengan investasi hingga Rp 400 miliar. GTN Data Center merupakan proyek joint venture antara Multipolar Teknologi, Mitsui dan MKI.

20161027_143718_resized

Komposisi kepemilikan saham Multipolar Teknologi memiliki 65%, Mitsui 10% dan MKI memiliki 25%. Dibangun di atas lahan seluas 2000 meter persegi, GTN dirancang dengan konsep green data center sehingga ramah lingkungan dan hemat energi.

“Satu perbedaan yang kami buat yaitu green data center dengan memperhatikan teknologi yang kami pakai sehingga mengarah ke efisiensi listrik, tidak mencemari lingkungan, menghilangkan racun dan lainnya,” ujar Richard Kartawijaya, CEO GTN saat berkunjung ke kantor Majalah SWA di Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Konsep green yang diterapkan yakni, pendekatan cold containment rack sehingga sirkulasi udara dingin bisa sangat efisien. Dengan pendekatan cold containment rack ini dapat menurunkan penggunaan listrik sebesar 30%. Selain itu kami juga menggunakan lampu LED, water treatment facility serta tidak menggunakan material berbahaya.

Dari sisi kemanan, GTN bekerja sama dengan SECOM, salah satu perusahaan kemanan asal Jepang yang memiliki standar keamanan nomor satu di Jepang. Perusahaan ini dilengkapi fasilitas 99 cctv, auto gate, security guards serta standar keamanan lainnya. “Keunggulan GTN Japan Quality, green technology dan Internasional certification,” katanya menegaskan.

Untuk operation perusahaan ini mengandeng Mitsui Knowledge Industry yang sudah punya pengalaman di dalam operations data center. Ia mengatakan bahwa prospek bisnis data center di Indonesia cukup baik dan mampu membuka peluang investasi bagi perusahaan multinasional. Maka dari itu, saat ini GTN sudah mempunyai 1.000 rak.

“Kami launching tanggal 30 Juni 2016, saat ini sudah ada total 100 rak. Kami menargetkan hingga akhir tahun akan laku hingga 100 rak,” kata Ricard.

by Sri Niken Handayani October 28, 2016