Berita

08 July 2013, Siapkan Rp 995 miliar, Multipolar Bangun Pusat Data di Cikarang

Emiten teknologi informasi, PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) mengaku telah menyediakan dana USD 100 juta atau sekitar Rp 995,2 miliar untuk membangun satu unit data center di wilayah Cikarang, Jawa Barat. Proyek ini nantinya akan digunakan untuk menambah kapabilitas perseroan dalam usaha penyediaan data informasi teknologi.

Direktur Multipolar Technology Halim D Mangunjudo mengatakan pembangunan pusat data ini akan dikerjakan selama beberapa tahap. Dalam tahap pertama, perseroan menyuntikkan dana sekitar USD 20 juta atau sekitar Rp 199,04 miliar.

"Dana ini berasal dari kas internal dan sisanya pinjaman perbankan.Pembangunan data center yang kedua ini karena data center yang sebelumnya sudah pada kapasitas normal," ujarnya usai penawaran umum saham perdana MLPT di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/7).

Menurutnya, pusat data yang dibangun melalui anak usahanya PT Visionet International ini akan fokus untuk tier 2 dan 3. Halim menjelaskan, penggunaan teknologi di Indonesia baru sampai di tier 3. Sedangkan secara global, pusat data sudah mampu melayani hingga tier 4.

Proyek ini akan dibangun di atas tanah seluas 12.000 meter persegi. Luas ini jauh lebih luas dari pusat data sebelumnya yang hanya 500 meter persegi.

Perseroan sudah selesai membebaskan tanah dan pembangunan konstruksi akan segera dimulai. Pusat data diharapkan beroperasi pada 2014. Sebagian besar akan digunakan untuk melayani pusat data perbankan.

"Sekitar 60 persen untuk melayani perbankan," jelas dia.

Tentunya, hal ini sejalan dengan aturan Bank Indonesia (BI) yang menyatakan perbankan harus menyimpan datanya di dalam negeri. Selain perbankan, pusat data akan digunakan untuk melayani perusahaan telekomunikasi, yaitu sekitar 20 persen. Sisanya dipakai untuk melayani pemerintahan dan small medium enterprise (SME).

Sumber: www.merdeka.com