Berita

07 May 2013, Multipolar Siapkan Core Banking Dukung Kredit Mikro

Untuk perbankan syariah, ada Core Banking VisionShari’a yang berbasis akad syariah dengan kemampuan office channeling yang dapat digunakan bersama-sama dengan bank konvensional sehingga proses transaksi bank konvensional dan unit syariah dapat terintegrasi. Rully Ferdian

Jakarta–Perusahaan penyedia solusi TI perbankan, Multipolar Technology, siap mendukung pertumbuhan perbankan mikro di Indonesia melalui solusi Core Banking BankVision.

Dalam keterangan pers di Jakarta, Senin, 6 Mei 2013, Multipolar Technology menilai sektor usaha mikro saat ini tengah menjadi primadona bagi perbankan. Dengan potensi pertumbuhan yang tinggi, persaingannya pun makin ketat.

Wakil Presiden Direktur PT Multipolar Technology Wellianto Halim mengatakan, industri perbankan adalah salah satu industri yang bertumpu pada teknologi. Produk perbankan yang berbasis teknologi makin diminati nasabah sehingga mau tidak mau bank harus terus mengikuti perkembangan teknologi, tentunya yang sejalan dengan rencana bisnisnya.

“Apalagi ada aturan perbankan yang mewajibkan kucuran kredit mikro minimal 20% bertahap hingga 2018, makin memicu bank untuk menciptakan produk-produk inovatif. Dan produk inovatif dengan jumlah basis nasabah yang tinggi butuh dukungan teknologi,” ujarnya.

Halim menambahkan, untuk mendukung bank menciptakan produk berbasis teknologi, Multipolar Technology menyiapkan Core Banking BankVision yang siap diaplikasikan di sektor mikro. Kelebihannya adalah fitur-fitur yang lengkap dan arsitektur aplikasi yang dirancang untuk dapat dikembangkan secara berkesinambungan agar mampu memenuhi kebutuhan perbankan secara luas.

“Kami terus melakukan inovasi dengan mengembangkan fitur-fitur bernilai tambah seperti antar muka dengan EDC mobile untuk mobile banking, yang siap diluncurkan dalam waktu dekat,” tambah Direktur Solution & Infrastructure Delivery PT Multipolar Technology Sujanto Halim. “Solusi BankVision telah teruji kehandalannya dan memenuhi peraturan perbankan di Indonesia seperti PSAK 50/55,” lanjutnya.

Untuk perbankan syariah, ada Core Banking VisionShari’a yang berbasis akad syariah dengan kemampuan office channeling yang dapat digunakan bersama-sama dengan bank konvensional sehingga proses transaksi bank konvensional dan unit syariah dapat terintegrasi.

Multipolar Technology menerapkan metodologi Project Management dalam proses implementasi, mulai dari perencanaan, analisa kebutuhan, pengetesan hingga gladi resik sebelum go live. SoP (Standard of Procedure) dan SLA (Service Level Agreement) juga jelas sehingga problem cepat diidentifikasi dan diambil tindakan yang tepat. Proses implementasi ini sudah diakui dengan sertifikasi ISO.

BankVision memiliki fitur lengkap dan terintegrasi dengan berbagai delivery channel modern seperti EDC mobile dan ponsel. Solusi ini diyakini mampu mendorong peningkatan bisnis bank di sektor usaha mikro untuk menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses ke fasilitas perbankan. (*)

Sumber: www.infobanknews.com