Berita

02 March 2016, Asah Programmer Muda Lewat Kompetisi Pembuatan Aplikasi

JAKARTA– PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), System Integrator terkemuka di Indonesia, sukses menggelar kompetisi “Remaja Berkarya“ yaitu kompetisi pembuatan aplikasi skala nasional setingkat SMA/SMK bertema “Membangun Indonesia Bersama Multipolar Technology dan Telkom University” pada Minggu (21/2) lalu.

Kompetisi ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) MLPT, yang merupakan wujud perhatian MLPT terhadap dunia pendidikan, khususnya di bidang pengembangan TI, dan sekaligus untuk mendukung pengembangan bakat dan minat generasi muda Indonesia di bidang teknologi/pengembangan aplikasi.

Penyelenggaraan kompetisi Remaja Berkarya ini menggandeng Telkom University Bandung, salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang berfokus di bidang teknologi, dengan panitia pelaksana dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Terapan (FIT) Telkom University. 

Adapun kriteria aplikasi yang dikompetisikan harus mencerminkan tentang budaya, ekonomi dan sosial Indonesia. Dengan publikasi kompetisi yang kurang dari 3 minggu sejak dibukanya pendaftaran pada awal Desember 2015, panitia telah menerima lebih dari 80 proposal dari berbagai SMA/SMK di seluruh Indonesia.

Melalui beberapa tahap penjurian, terpilih 20 semi finalis yang diberikan waktu 1 bulan untuk mengumpulkan aplikasinya, dan dalam seleksi terakhir terpilih 6 tim grand finalis dengan aplikasi terbaiknya, dan diundang ke kampus FIT Telkom University untuk mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri yang terdiri dari tim MLPT dan tim dosen FIT Telkom University. 

Setelah melalui proses penjurian yang ketat, berikut ini adalah ketiga pemenang yang berhasil mendapatkan piala, sertifikat, serta hadiah uang tunai dari MLPT:

Juara 1 dengan hadiah sebesar Rp 15juta, adalah aplikasi berjudul Jampi Pandu buatan 2 siswa siswi dari SMA Santa Maria Surabaya.

Aplikasi ini bertujuan untuk memperkenalkan ragam jamu-jamuan tradisional kepada generasi muda Indonesia. Aplikasi ini selain berisi informasi tentang berbagai komposisi ramuan jamu untuk berbagai penyakit, juga dilengkapi dengan game seputar bentuk-bentuk komponen ramuan herbal seperti kunyit, kencur, jahe, kapulaga dan sebagainya.

Juara 2 dengan hadiah sebesar Rp 10juta, adalah aplikasi berjudul I Am Aps (Indonesia Amazing Application) buatan 3 siswi SMK Negeri 1 Cimahi.

Aplikasi ini mengambil tema budaya dari 34 propinsi di Indonesia, mulai dari rumah adat, alat musik tradisional, makanan khas, lagu tradisional sampai tokoh pahlawan nasional dari daerah tersebut. Ketiga siswi yang menggagas aplikasi ini berharap, agar setiap orang yang membuka aplikasi ini serta memainkan gamenya, khususnya generasi muda, dapat semakin mengenal dan mencintai budaya nasional Indonesia.

 

Juara 3 dengan hadiah sebesar Rp 5juta, diraih aplikasi Jejak Si Joki, karya 3 siswa-siswi SMK Telkom Sandy Putra Malang.

Games berbasis android yang rencananya akan segera dikembangkan ke sistim operasi iOS dan BlackBerry ini bertujuan untuk mengenalkan berbagai budaya di Indonesia dengan cara yang fun. Daerah yang dipilih untuk permainan ini adalah Papua, Bali dan Ponorogo. Untuk dapat memainkannya, pengguna diwajibkan mengumpulkan koin dengan menjawab beberapa pertanyaan seputar budaya dari masing-masing daerah tersebut.

Tiga grand finalis lainnya yaitu dari SMAN 2 Lumajang, SMK TI Madinatur Qur’an Jonggol, dan SMKN 1 Cimahi mendapatkan hadiah hiburan.

Jip Ivan Sutanto, Solution and Infrastructure Business Director yang hadir dalam acara dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang, mengaku bangga bahwa MLPT bisa ambil bagian dalam mengasah minat generasi muda Indonesia terhadap dunia teknologi,

“Kami bangga akan generasi muda Indonesia, dimana melalui kegiatan CSR Remaja Berkarya ini bisa semakin mengasah minat dan bakat mereka khususnya di bidang teknologi. Kami berharap, bahwa teknologi juga dapat menjadi sarana untuk mengisi waktu luang mereka dengan kegiatan yang bermanfaat, yang bakal menumbuhkan inovasi-inovasi yang kelak dapat go international,” ujar Jip Ivan.

Hal senada dikemukakan Dekan Fakultas Ilmu Terapan Telkom University, Teguh Widodo. Telkom University, kata dia, sangat gembira melihat antusiasme siswa-siswi SMA/SMK di seluruh Indonesia terhadap perkembangan Teknologi Informasi (TI). TI adalah salah satu pilar daya saing suatu bangsa, dan sangat mungkin anak-anak bangsa kita mampu menguasai TI ini.

“Kami berharap agar kerja sama antara Telkom University dan Multipolar Technology ini dapat memacu minat generasi muda Indonesia untuk menguasai TI, antara lain melalui pembuatan aplikasi-aplikasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ke depannya, MLPT akan terus konsisten mendukung dunia pendidikan khususnya yang terkait bidang teknologi, dalam upayanya mendukung perkembangan teknologi di Indonesia. (gor)