Berita

29 February 2016, Aplikasi Buatan Anak SMA dan SMK Menangi Kompetisi Aplikasi Multipolar

Aplikasi tentang aneka jamu khas Indonesia dan aplikasi bertema budaya Indonesia berhasil menyabet gelar juara dalam kompetisi "Remaja Berkarya", sebuah kompetisi pembuatan aplikasi skala nasional tingkat SMA/SMK yang digelar Multipolar Technology bersama Telkom University.

Aplikasi Jampi Pandu buatan dua siswa siswi SMA Santa Maria Surabaya bertujuan memperkenalaka ragam jamu-jamuan tradisional kepada generasi muda Indonesia. Selain berisi informasi tentang berbagai komposisi ramuan jamu untuk berbagai penyakit, aplikasi ini juga dilengkapi dengan game seputar bentuk-bentuk komponen ramuan herbal seperti kunyit, kencur, jahe, kapulaga, dan sebagainya.

Sedangkan Aplikasi IAm Aps (Indonesia Amazing Aplication) yang merebut tempat kedua dibuat oleh siswi SMK Negri 1 Cimahi. Aplikasi ini mengangkat budaya dari 34 propinsi di Indonesia, mulai dari rumah adat, alat musik tradisional, makanan khas, lagu tradisional sampai tokoh pahlawan tradisional dari daerah tersebut. Ketiga siswi yang menggagas aplikasi ini berharap, agar setiap orang yang membuka aplikasi ini serta memainkan game dalam aplikasi ini dapat semakin mengenal dan mencintai budaya nasional Indonesia.

Aplikasi Ketiga yang meraih gelar juara adalah game Jejak Si Joki yang dibuat tiga siswa-siswi SMK Telkom Sandy Putra Malang. Game berbasis Android ini juga akan dikembangkan untuk iOS dan BlackBerry ini. Jejak Si Joki ingin memperkenalkan berbagai budaya di indonesia dengan cara yang menyenangkan. Daerah yang dipilih untuk permainan ini adalah Papua, Bali dan Ponorogo. Untuk dapat memainkanny, pengguna diwajibkan mengumpulkan koin dengan menjawab pertanyaan seputar budaya dari masing-masing daerah tersebut.

Kompetisi Remaja Berkarya digelar PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) bersama Telkom University dan mengambil tema "Membangun Indonesia Bersama Multipolar Technology dan Telkom University".

Kompetisi ini merupakan bagian dari kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) MLPT, sebagai wujud perhatian MLPT terhadap dunia pendidikan, khususnya di bidang pengembangan TI, dan sekaligus untuk mendukung pengembangan bakat dan minat generasi muda Indonesia di bidang teknologi/pengembangan aplikasi.

Kompetisi yang dimulai awal Desember tahun lalu ini berhasil menjaring lebih dari 80 proposal dari berbagai SMA/SMK di seluruh Indonesia. Melalui beberapa tahap penjurian, terpilih 20 semi finalis yang kemudian diberi waktu satu bulan untuk mengumpulkan aplikasinya. Dalam seleksi terakhir terpilih enam tim sebagai finalis. Di ajang penjurian final, para finalis mempresentasikan karyanya di hadapan dewan juri yang terdiri dari tim MLPT dan tim dosen FIT Telkom University.

Sumber: http://www.infokomputer.com/