Berita

08 July 2013, Anjlok 119 Poin, IHSG Balik lagi ke 4.400

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam hingga 119 poin siang hari ini. Aksi jual marak terjadi dilakukan oleh investor asing.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG melemah 43,455 poin (0,94%) ke level 4.554,917 terseret arus negatif yang melanda bursa-bursa di regional. Aksi jual pun langsung marak terjadi.

Seluruh indeks sektoral di lantai bursa pun langsung kompak terkena koreksi. Indeks pun meluncur tajam sampai ke posisi terendahnya hari ini di level 4.475,979.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (8/7/2013), IHSG anjlok 119,497 poin (2,60%) ke level 4.483,310. Sementara Indeks LQ45 jatuh 22,385 poin (2,93%) ke level 741,896.

Derasnya aksi jual terus menekan IHSG. Aksi jual ini dilakukan oleh seluruh investor, baik domestik maupun asing. Sentimen dari bank sentral AS yang jadi pemicunya.

Tiga emiten baru yang melantai di bursa hari ini masih kuat bertahan di zona hijau. Ketiganya berhasil masuk dalam jajaran top gainers.

Perdagangan hari ini berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 74.969 kali pada volume 2,055 miliar lembar saham senilai Rp 2,257 triliun. Sebanyak 17 saham naik, sisanya 238 saham turun, dan 57 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia rata-rata masih melemah hingga siang hari ini. Pelaku pasar regional khawatir The Federal Reserve akan mencabut stimulus setelah melihat data tenaga kerja AS yang solid akhir pekan lalu.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai anjlok 32,38 poin (1,61%) ke level 1.974,82.  
  • Indeks Hang Seng jatuh 390,87 poin (1,87%) ke level 20.463,80.  
  • Indeks Nikkei 225 turun 44,24 poin (0,31%) ke level 14.265,73.  
  • Indeks Straits Times melemah 17,95 poin (0,57%) ke level 3.151,78.  

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 2.050 ke Rp 47.000, Indocement (INTP) turun Rp 1.250 ke Rp 21.300, Unilever (UNVR) turun Rp 800 ke Rp 28.500, dan Indofood CBP (ICBP) turun Rp 750 ke Rp 10.350.

Sumber: www.finance.detik.com