Berita

15 November 2016, Graha Teknologi Data Center Bidik Industri E-Commerce

Bisnis.com, JAKARTA--‎Graha Teknologi Nusantara (GTN) Data Center berencana membidik sektor e-commerce karena industri tersebut diprediksi akan tumbuh sekitar 30%-40% pada tahun depan.

Richard Kartawijaya, Chief Executive Officer (CEO) GTN Data Center mengemukakan alasan pihaknya berencana membidik industri e-commerce tersebut karena sektor e-commerce masih menggiurkan dan semakin banyak pemainnya di Indonesia. Namun menurutnya, tidak hanya e-commerce tetapi juga beberapa industri lain juga akan dibidik GTN seperti di antaranya adalah hospital dan sekolah.

"Target GTN tahun depan, kami akan fokus untuk sektor e-commerce dan beberapa industri lainnya," tuturnya di Jakarta, Selasa (15/11).

Dia mengatakan pihaknya juga telah investasi lebih dari US$400 miliar untuk membangun data center yang berlokasi di Cikarang dengan menggandeng sejumlah stakeholder seperti di antaranya adalah Multipolar Technology Group, Mitsui&Co, dan MKI.

"GTN Data Center kami ini didukung oleh teknologi maju berstandar internasional yang mengacu pada standar kualitas dan etos kerja Jepang," katanya.

Menurut Richard, GTN Data Center juga telah mendapatkan rating 3 dari lembaga sertifikasi standar kualitas data center global bernama Enterprice Product Integration (EPI). Dia juga mengatakan data center yang disediakan oleh GTN sudah setara dengan Tier 4 yang tahan dari berbagai bencana alam yang sering terjadi di Indonesia.

"Kami juga telah mendapatkan sertifikasi standar internasional ternama ANSI/TIA-942 Rated 3 yang sangat ketat, ini berbeda dari standar lembaga komersial lainnya," ujarnya.

Dia mengatakan selama ini berbagai masalah yang seringkali dihadapi oleh pemain data center adalah kebocoran pada tempat data center dan data center yang tidak tahan jika terkena air, serta data center yang terbakar.

"Ini semua masalah yang dihadapi, karena itu lokasi, fasilitas dan faktor keamanan data center ini menjadi penting, agar calon klien percaya," katanya.

Richard mengemukakan GTN Data Center memilih Epsilon Cloud Link Exchange sebagai perusahaan swasta penyedia servis komunikasi global. Dia juga mengatakan platform tersebut dinilai telah lengkap karena memberikan akses yang cepat kepada infrastruktur global.

"Pelanggan GTN akan mendapatkan keuntungan dari kualitas layanan ini, karena akan memberikan pengalaman konektivitas dan komunikasi yang baru," ujarnya.

Secara terpisah, CEO Apsilon Jerzy Szlosarek mengatakan GTN Data Center tersebut juga telah menyiapkan sertifikasi green building dari Green Business Council Indonesia yang merupakan bagian dari World Green Building Council yang berpusat di Kanada.

"Indonesia memiliki salah satu pertumbuhan perekonomian digital tercepat dan ekonomi digital yang unik di dunia yang membutuhkan konektivitas tinggi," katanya.

Graha Teknologi Data Center Bidik Industri E-Commerce